Serunya Menjalajahi Pasar Mangrove

Pasar Mangrove, Batam.
Pasar Mangrove, Batam.

Hari Minggu (9/9), Batam diguyur Hujan sejak pagi. Namun kondisi yang basah tak menyurutkan keinginan untuk mengunjungi Pasar Mangrove Batam. Destinasi Digital besutan GenPI Batam itu tetap ramai pengunjung.

“Sejak pagi memang sudah turun hujan. Baru reda sekitar jam 11.00 WIB. Tapi tetap saja Pasar Mangrove ramai dikunjungi,” ujar Sulistyanto Noeng, salah satu tim GenPI Batam yang mengelola Pasar Mangrove.

Destinasi digital di kampung Terih, Nongsah itu memang selalu menarik dikunjungi. Atraksinya unik lantaran pengunjung bisa berjalan-jalan di antara pehohonan Bakau yang banyak tumbuh lokasi situ. Jika tak puas sekedar berjalan-jalan, ada perahu yang bisa disewa untuk bersampan ria di pesisir pantai bergelombang yang tenang.

“Tadi juga ada tujuh orang wisatawan Malaysia dan empat turis SIngapura yang datang berkunjung. Mereka tampak senang berada di sini,” tambah Sulistyanto.

Menjelajahi hutan bakau buka satu-satunya atraksi yang disuguhkan oleh Pasar Mangrove. Dermaga kecil yang ada di situ menjadi tempat paling pas untuk menikmati matahari terbenam. Buktinya menjelang sore semakin banyak pengujuing yang datang. Mereka ingin menikmati sensasi sunset plus siluet kemegahan Batam Center di kejauhan.

Pasar ini juga bertaburan spot instagramable. Ada bangku cinta yang cocok untuk pasangan yang ingin mengabadikan momen keberadaan mereka.

“Tadi juga ada tim dari RRI batam. Mereka meyempatkan diri mengililingi lokasi pasar,” terang Sulistyanto.

Puas menjelajahi seluruh sudut pasar, tak perlu keluar dari lokasi jika ingin memuaskan kantong tengah. Itu karena pasar Mangrove memiliki sajiankuliner yang dijamin bakal menggoyang lidah. Banhkan kuliner-kuliner khas Melayu yang langka, tersedia di pasar ini.

“Kuliner andalan Pasar Mangrove batam adalah Kepiting dan Ikan Asam Pedas. Rasanya dijamin bikin ketagihan,” ia mengimbuh.

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS