LSM Sebut Pegawai Senior KPK Tak Perlu Tes Wawasan Kebangsaan

LSM Sebut Pegawai Senior KPK Tak Perlu Tes Wawasan Kebangsaan - GenPI.co
Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti. Foto: JPNN.com

GenPI.co - Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima Indonesia) Ray Rangkuti turut angkat suara terkait tes wawasan kebangsaan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjadi ASN.

Menurutnya, ada berbagai alasan untuk menolak tes tersebut bagi para pegawai di lingkungan KPK. Salah satunya yakni terkait peralihan jabatan.

“Status ASN adalah status peralihan akibat adanya revisi UU KPK yang menetapkan bahwa seluruh pegawai KPK bersifat ASN,” ujarnya kepada GenPI.co, Kamis (6/5).

BACA JUGACegah Radikalisme, ASN Disarankan Tes Kebangsaan Setiap 10 Tahun

Menurut Ray Rangkuti, semestinya seluruh pegawai KPK secara otomatis jadi ASN tanpa proses pengujian layaknya menjadi calon ASN baru karena hal tersebut merupakan peralihan.

“Pegawai KPK bukanlah pegawai baru. Mereka adalah pegawai lama yang terkena dampak UU mengubah status kepegawaian mereka jadi ASN,” ujarnya.

Oleh sebab itu, menurutnya, pengubahan tersebut seharusnya secara otomatis dilakukan.

“Pandangan ini sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 70/PUU-XVII/2019 yang menyatakan bahwa peralihan status pegawai KPK tidak boleh merugikan pegawainya,” paparnya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya
Nusantara