Heboh Belanja Alutsista Rp1,7 Kuadriliun, Begini Kata Ahlinya!

Heboh Belanja Alutsista Rp1,7 Kuadriliun, Begini Kata Ahlinya! - GenPI.co
Ahli pertahanan Andi Widjajanto. Foto: JPNN.com/GenPI.co

GenPI.co - Ahli pertahanan dan analis utama poltik keamanan LAB45 Andi Widjajanto buka suara soal rencana pembelian alutsista yang tengah digodok oleh Kementerian Pertahanan yang menjadi kontroversi.
 
Andi memaklumi jika pemerintah belum terbuka secara gamblang tentang rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pengadaan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) yang disebut-sebut akan sebesar Rp 1.760 triliun. 
 
“Sebagian besar dokumen adalah dokumen rahasia. Jadi, ketika saya coba cari tahu Rp 1,7 kuadriliun itu hitungnya gimana, saya tidak gunakan data Kementerian Pertahanan,” kata Andi dalam kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, Minggu (6/6).

Andi pun menepis tudingan yang menyebut bahwa pemerintah tertutup dalam penyusunan aturan ini. 
 
Ia juga menyesalkan adanya pihak yang membuka dokumen itu ke publik. 
 
"Kalau ranperpres itu bocor, kita berurusan dengan data sensitif. Kita harus bersama-sama jaga agar data itu tidak keluar ke publik dan dimanfaatkan oleh lawan kita," tuturnya.

Di sisi lain, Andi berpandangan, munculnya angka Rp 1,7 kuadriliun dalam draf itu sudah melalui prosedur yang ditetapkan, seperti dalam UU Pertahanan, UU TNI, dan UU Industri Pertahanan.

BACA JUGA:  Fadli Zon Buka Suara Polemik Anggaran Alutsista Menhan Prabowo

Baginya, pengadaan alpalhankam senilai Rp 1,7 kuadriliun tersebut bukan nilai yang fantastis. 
 
Dalam perhitungannya, angka tersebut hanya bisa memenuhi kebutuhan dasar persenjataan TNI yang sudah lama tertinggal. 
 
"Rp 1,7 kuadriliun itu bukan apa-apa. Kita butuh yang lebih besar, tapi realistis. Namun, ekonomi saat ini kan tidak mampu. Mumpung analisanya mengatakan kita belum ada perang, ya enggak apa-apa lah segitu dulu," tandasnya. (dil/jpnn)

Simak video berikut ini:

Berita Selanjutnya

GenPI.co Nusantara

Jatim Jogja Bali Banten