Fahri Hamzah Bongkar Borok Pimpinan KPK Era Abraham Samad

Fahri Hamzah Bongkar Borok Pimpinan KPK Era Abraham Samad - GenPI.co
Politikus Partai Gelora Fahri Hamzah (foto: ANTARA)

"Eggak bisa saya bilang, anda belum periksa, jangan. (Petinggi KPK jawab lagi) 'Bang bantu ya Bang, kita mau kerja'. Nggak bisa saya bilang gitu, udah dia tutup telepon," ungkapnya.

Ternyata, pimpinan KPK tetap nekat menetapkan BG sebagai tersangka, saat surat pengajuan dari Presiden Jokowi diterima DPR.

"Bener begitu surat masuk DPR, dia tersangkakan Budi Gunawan tanpa pemeriksaan, saya bilang ini orang kena batunya, bener Budi Gunawan dipilih aklamasi sama Komisi III," jelasnya.

BACA JUGA:  Jiwa Miskin Meronta Melihat Harta Kekayaan Megawati, Wow Banget

Setelah aklamasi di DPR, BG kemudian melakukan upaya hukum dengan mengajukan praperadilan atas penetapan tersangka tersebut.

"Dia datang ke pengadilan, dia praperadilan, di legislatif dia lolos, di yudikatif dia menang praperadilan. Tiga-tiganya eksekutif, legislatif, yudikatif dia menang," beber Fahri.

BACA JUGA:  Ucapan Gatot Nurmantyo Menggetarkan, Tunggu Tanggal Mainnya

Dengan adanya penggiringan opini yang dilakukan KPK, pada akhirnya Presiden Jokowi urung melantik Budi Gunawan menjadi Kapolri. (*)

Pimpinan KPK Selalu Punya Musuh? 

Berita Selanjutnya
Nusantara