Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Analisis Pengamat Soal Presiden 3 Periode: Menjebak Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: Instagram.com/@jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: Instagram.com/@jokowi

GenPI.co - Direktur Eksekutif Indopolling Network Wempy Hadir angkat bicara terkait munculnya wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjabat selama tiga periode.
 
"(Wacana Jokowi tiga periode) adalah skenario menjebak Jokowi dan mencetak sejarah kelam untuk bangsa ini," ujar Wempy dalam diskusi virtual yang diikuti GenPI.co, Rabu (23/6). 
 
Menurutnya, ada pihak yang secara sadar membangun wacana Jokowi menjabat selama tiga periode. 
 
Wempy menilai wacana presiden tiga periode sengaja didesain untuk ‘test the water’ atau melihat respons masyarakat.

Ia menjelaskan dugaan itu bukan tanpa alasan, karena dalam waktu yang berdekatan ada dua gerakan yang mendorong wacana tersebut.
 
“Dalam tempo singkat ada gerakan di Jakarta dan di NTT, hampir sama temanya yaitu mendorong (jabatan, red) presiden 3 periode dan mencoba untuk mengamendemen Pasal 7 UUD 1945 yang bicara soal masa jabatan presiden,” jelasnya. 

BACA JUGA:  Kacung Marijan: Jokowi 3 Periode Mengacaukan Rencana Partai

Wempy menambahkan, gerakan ini kemungkinan besar dibentuk oleh pihak-pihak yang akan kehilangan kekuasaan saat jabatan Jokowi berakhir pada 2024.
 
Seperti diketahui, isu perubahan masa jabatan periode presiden ini sempat ramai diperbincangkan beberapa waktu lalu. 
 
Namun, Jokowi menepis isu tersebut dan menegaskan tidak tertarik dengan jabatan presiden tiga periode.
 
Wacana jabatan presiden selama tiga periode juga ditolak oleh partai pengusung Jokowi, PDIP. (*) 

Jangan lewatkan video populer ini:

BACA JUGA:  Pakar UI: Jokowi 3 Periode Harganya Sangat Mahal, Terlalu Bahaya


Reporter : Andi Ristanto

Redaktur : Yasserina Rawie

Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING