Ahok Gahar Jika Jadi Oposisi

Ahok Gahar Jika Jadi Oposisi - GenPI.co
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Foto: Ricardo/JPNN.com/GenPI.co

GenPI.co - Pengamat politik Ujang Komarudin menilai Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan terlihat gahar jika menjadi opoisis.

Dengan begitu, kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ahok bisa lebih leluasa mengkritik pemerintah.

"Karena Ahok itu kan senengnya berkoar-koar. Bagusnya dia jadi pihak oposisi mengkritisi pemerintahan," ujar Ujang di Jakarta, Kamis (2/12).

BACA JUGA:  Pantau Aksi 212, KASAD Dudung Abdurachman Ada di Monas

Dia mengatakan, Ahok sekalipun mengganggu tatanan kerja di Pertamina akan berat untuk angkat kaki. Pasalnya, gaji komisaris tidak bisa dikatakan sedikit.

Ujang juga menyoroti pernyataan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia yang tegas menekankan kepada siapa saja yang tidak setuju dengan program mobil listrik harus menyingkir.

BACA JUGA:  Kasus Narkoba, Nia Ramadhani Dikawal 5 Bodygurad di PN Jakpus

Menurut akademisi Universitas Al Azhar ini, pernyataan Bahlil menegaskan bahwa pernyataan Ahok pada road map mobil listrik memang sudah mengganggu.

"Mungkin saja Bahlil terganggu dan risih dengan komentar-komentar Ahok terkait mobil listrik," pungkasnya.

BACA JUGA:  Jokowi Bakal Reshuffle Kabinet 8 Desember Rabu Pon

Seperti diketahui, Ahok yang kini menjabat Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) belakangan disorot karena vokal mengkritik kerja-kerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di ruang publik.

Berita Selanjutnya