Terlalu Sukses Jadi Pengusaha, Nadiem Batal Jadi Menteri Muda?

Pendiri dan CEO PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau Go-Jek Nadiem Makarim usai menemui Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (16/7/2019). (Sumber foto: ANTARA News/Fransiska Ninditya)
Pendiri dan CEO PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau Go-Jek Nadiem Makarim usai menemui Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (16/7/2019). (Sumber foto: ANTARA News/Fransiska Ninditya)

GenPI.co — CEO GoJek Nadiem Makarim enggan mengomentari terkait namanya masuk dalam bursa menteri muda di kabinet Jokowi jilid II. Mengutip sejumlah media, Nadiem yang ditemui saat pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019, Kamis (18/7) mengatakan, dia tak ingin berkomentar apapun terkait sosok menteri muda.

Sebelumnya, pada Selasa (16/7), Nadiem sempat menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk membahas transportasi. Dalam kesempatan itu, JK enggan mengaitkan pertemuannya untuk membahas sosok menteri muda.

Namun, terbersit pernyataan JK yang mengatakan bahwa banyak orang mau menjadi menteri, namun sedikit orang yang mau menjadi pengusaha. Ditambah, Nadiem terbilang sukses membawa aplikasi GoJek yang terus tumbuh hingga menjelma sebagai perusahaan rintisan dengan nilai kapitalisasi pasar US$ 1 miliar alias unicorn.

Baca juga:

Ini Nama-nama Calon Menteri Muda Kabinet Jokowi

Jika Jokowi Meminta, AHY Siap Jadi Menteri Muda Kabinet Kerja

"Kalau jadi menteri banyak yang mau, kalau entrepreneur tidak banyak, apalagi sebesar (Go-Jek) itu," jelas JK.

Sehingga, JK berharap, nama Nadiem tidak usah didorong-dorong bergabung di bidang birokrasi atau menjadi sosok tepat menteri muda, karena dia lebih dibutuhkan untuk mengembangkan ekonomi Indonesia melalui bisnisnya.


Simak juga video ini:



Redaktur : Maulin Nastria

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Yasserina Rawie
Reporter
Yasserina Rawie

KULINER