Obama Minta Masyarakat AS Tolak Supremasi Kulit Putih

Mantan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama. (Foto: washingtonpost.com)
Mantan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama. (Foto: washingtonpost.com)

GenPI.co - Mantan presiden Amerika Serikat Barrack Obama merilis pernyataan terkait kasus terorisme supremasi kulit putih di AS dalam dua hari terakhir ini. Pernyataan tersebut disebar melalui akun twitter resminya berisi empat paragraf dengan dua poin.

Pernyataan dibuka dengan ucapan duka cita dari Michelle dan Obama bagi para korban aksi terorisme el Paso dan Daytona.

Poin pertama yang disampaikan Obama adalah bahwa tidak ada satu pun negara di dunia yang mampu mendekati catatan yang dimiliki Amerika Serikat dalam urusan penembakan massal. Bahkan tidak ada negara maju lain yang menoleransi tingkat kekerasan bersenjata seperti sebagaimana yang terjadi di Amerika Serikat. 

Pernyataan tersebut dilanjutkan dengan dorongan untuk merumuskan hukum yang lebih ketat mengatur jual-beli dan kepemilikan senjata.
Poin kedua adalah bahwa walau para pelaku penembakan ini melakukan aksi terornya sendirian. Namun mereka terilhami dan menjadi radikal oleh propaganda dari kelompok supremasi kulit putih. 

Obama lalu mendorong agar lembaga penegak hukum dapat menyiapkan strategi yang lebih baik untuk menangkal radikalisasi tersebut.

ADVERTISEMENT

Baca juga:

Trump: Penembakan di Ohio Karena Pengaruh Video Game

Kesal Karena Korsel dan AS Latihan Bareng, Korut Luncurkan Rudal


Reporter : Robby Sunata

Redaktur : Paskalis Yuri Alfred

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Ootd Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING