Banyak Politisi Cari Panggung dalam Kasus UAS, Kata Pengamat

Banyak Politisi Cari Panggung dalam Kasus UAS, Kata Pengamat - GenPI.co
Banyak Politisi Cari Panggung dalam Kasus UAS, Kata Pengamat - Ustaz Abdul Somad (UAS). Foto: ANTARA

GenPI.co - Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul buka suara soal kasus Ustaz Abdul Somad (UAS) yang ditolak masuk ke wilayah negara Singapura.

Menurutnya, kebijakan Singapura harus dipatuhi warga negara asing (WNA), termasuk Indonesia.

Adib menduga Singapura sudah punya analisis terkait rekam jejak dan beberapa ceramah UAS.

BACA JUGA:  Kedudukan UAS Sama Seperti WNI Lainnya, Kata Pengamat

“Mungkin mereka punya bahan atau analisis terkait UAS yang mereka nilai bisa memperkeruh suasana di internal,” ujar Adib kepada GenPI.co, Senin (23/5).

Oleh sebab itu, menurut Adib, Indonesia harus menghargai hak subjektif Singapura yang tidak ingin negaranya dimasuki seseorang, termasuk UAS.

BACA JUGA:  Penolakan UAS di Singapura Karena Perang Rusia, Kata Pengamat

Menurutnya, kejadian tak menyenangkan yang dialami UAS juga rentan dipolitisasi orang-orang yang berkepentingan dalam Pemilu 2024.

Dirinya justru mengaku prihatin dengan para tokoh politik yang ingin mencari panggung dari kesulitan yang dialami UAS.

BACA JUGA:  Emak-emak Bawa Poster UAS Bukan Teroris Saat Demonstrasi

“Banyak figur publik atau politisi ingin tenar dari kasus ini. Mereka mengaitkan UAS dengan isu politik untuk dikapitalisasi,” tutur Adib.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya