Ada Pasukan TNI di Bawah Komando Polisi, Pengamat: Tak Elok

Ada Pasukan TNI di Bawah Komando Polisi, Pengamat: Tak Elok (Foto: doc JPNN)
Ada Pasukan TNI di Bawah Komando Polisi, Pengamat: Tak Elok (Foto: doc JPNN)

GenPI.co - Dikirimnya draf Peraturan Presiden (Perpres) ke DPR terkait pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengundang banyak sorotan. 

Salah satunya menuai protes keras dari seorang aktivis’98 Ray Rangkuti, karena TNI akan dilibatkan dalam menanggulangi terorisme.

BACA JUGA5 Zodiak Anti-Melarat, Hoki dan Uang Datang Sendiri Tak Berhenti

Direktur Eksekutif Lingkar Masyarakat Madani Indonesia (Lima) itu curiga dengan peraturan baru yang ingin melibatkan TNI. Rey mengganggap bahwa dengan adanya perarturan baru berarti TNI dianggap memiliki cukup banyak waktu luang. 

Selain itu, Rey juga mempertegas bahwa tugas TNI adalah pertahanan negara dan kurang tepat bila dilibatkan dalam perkara sipil. 

loading...

Menurut Rey, TNI selama ini tidaklah menganggur. Rey juga berkata bahwa TNI bekerja siang malam selama 24 jam sehari untuk mempertahakan negara.

BACA JUGA6 Shio Penuh Hoki, Dewa Rezeki Bikin Uang Datang Tanpa Henti

Terlebih lagi, Rey khawatir jika keterlibatannya TNI dalam menanggulangi terorisme akan merusak keharmonisan dua lembaga yang selama ini bekerja sama dengan baik. 


Reporter : Panji

Redaktur : Tommy Ardyan

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING