SP3 ke-1: Kasus Disetop KPK, Harta Sjamsul Nursalim Bikin Melongo

SP3 ke-1: Kasus Disetop KPK, Harta Sjamsul Nursalim Bikin Melongo - GenPI.co
Sjamsul Nursalim (sumber foto: SC IG @berita168)

BACA JUGABeda Pendapat Menteri Soal Mudik 2021, Pakar: Masyarakat Bingung!

KPK lalu menyimpulkan syarat adanya perbuatan penyelenggara negara dalam perkara tersebut tidak terpenuhi, sedangkan Sjamsul Nursalim dan Itjih Nursalim berkapasitas sebagai orang yang turut serta melakukan perbuatan bersama-sama dengan Syafruddin Temenggung selaku penyelenggara negara.

"KPK memutuskan untuk menghentikan penyidikan perkara atas nama tersangka SN dan ISN tersebut," ujar Alexander.

Seperti diketahui, Sjamsul Nursalim dan Itjih Nusalim ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proses Pemenuhan Kewajiban Pemegang Saham BDNI selaku obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) sejak 2 Oktober 2019. Pasangan ini diduga menimbulkan kerugian negara hingga Rp 4,58 triliun.

Penetapan keduanya sebagai tersangka berdasarkan surat perintah penyidikan (sprindik) pada Juni 2019.

"SP3 tersebut ditetapkan pada 31 Maret 2021 dan KPK akan memberitahukan kepada tersangka mengenai penghentian penyidikan perkara tersebut," tutur Alexander.

Sementara itu dikutip dari laman forbes, Sjamsul Nursalim merupakan orang terkaya nomor 35 di Indonesia pada 2020.

Kekayaannya ditaksir mencapai USD 755 juta atau sekitar Rp 10 triliun, dengan perhitungan kurs Rp 14.500 per dolar Amerika Serikat. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya