Aero Siap Patenkan Prestasi dari Track Jetski

GenPI News
Kamis, 12 Juli 2018 22:30
Nilai Artikel :

Muda, energik, dan sarat berprestasi. Paket lengkap figur atlet jetski Aero Aswar dengan bidikan emas Asian Games 2018. Reputasinya tercatat sebagai rider jetski termuda dunia kelas Pro dan Grand Prix di usia 16 tahun. Modal ini menempatkannya sebagai favorit di #PesonaAsianGames2018.

Langkah besar dilakukan Aero pada tahun 2014. Status juara dunia berhasil dikuncinya dari kelas Pro Runabout Stock. Lintasannya berada di Lake Havasu, Arizona, Amerika Serikat. Pro Runabout Stock ini adalah kasta tertinggi di event tersebut. Akumulasi dari pesona terbaik sejak usia 16 tahun. Waktu itu, gelar Iron Man Offshore Champion 2011 di lintasan Mark Hahn 300, Arizona, Amerika, berhasil diraih.

“Saya selalu mengincar posisi nomor satu. Pun demikian di Asian Games 2018. Saya mengincar medali emas. Performa sedang bagus. Saat ini peringkat pertama tetap aman di Amerika. Dalam waktu dekat ini akan kembali ke Amerika sampai Agustus nanti,” ujar Aero

Atmosfer positif dimiliki atlet berusia 23 tahun ini. Sebab, Aero saat ini menduduki peringkat pertama Kejuaraan Pro Watercross Panama City Beach 2018 di kelas Pro Stock. Modal positif sebelum bertarung di track multievent tahun ini. Apalagi, kekuatan lawan di Asia sudah terpetakan. Thailand menjadi rival terkuat, disamping Uni Emirat Arab, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, Tiongkok, hingga Kazakstan.

“Optimisme tetap ada. Sebab, kami sering bertemu di lintasan. Satu dengan lainnya sudah saling tahu. Saat tidak balapan, kami juga sering sharing bersama. Yang jelas, semua sudah siap. Jetski untuk Asian Games juga tinggal dipakai saja,” terang Aero lagi.

Lebih sering menetap di Negeri Paman Sam, engine untuk Jetski juga sudah dirakit sejak 4 bulan silam. Proses trial dan berbagai penyesuaian dengan laut Indonesia juga sudah dilakukan. “Engine ini dirakit di Amerika. Semua dikerjakan di sana. Jetskinya sudah ada di sini dan ditest. Nanti tinggal sedikit lagi disesuaikan dengan cuaca dan kondisi air di sini. Yang jelas, saya ingin juara,” katanya.

Selain juara dunia di tahun 2014, Aero juga pemegang medali emas Asian Beach Games 2010. Skill dan kualitasnya memang layak diapresasi. Sebab, proses panjang sudah dilakukannya sejak usia 4 tahun. Di usia balita, Aero bahkan sudah mencoba track balapan. “Semoga kerja keras selama ini terus berbuah prestasi. Sebab, karakter Jetski yang cepat ini paling pas dengan jiwa saya,” terang Aero.

Berada di track, Aero memang terbiasa memacu Jetski hingga kecepatan 190 Km/Jam. Kecepatan ini pun selalu dipacunya saat bertarung di track mancanegara. Untuk track lokal, kecepatannya di bawah 170 Km/Jam. Aero juga menambahkan, beragam olahraga air sudah dicobanya. Ada layar, ski air, hingga wakeboard. Namun, dirinya merasa nyaman berada di balik kemudi Jetski.

“Semua olahraga air sudah dicoba. Saya bisa ski air dan wakeboard, tapi kurang menyatu. Hanya Jetski ini yang masuk. Saat ini, fokus saya hanya ke Jetski. Sementara hobi dan aktivitas lain dihentikan agar tidak mengganggu agenda latihan,” ujar Aero lagi.

Memacu cepat Jetskinya, Aero pernah membukukan rekor start tercepat. Waktu yang ditempuhnya 56,7 detik. Rekor ini ditorehkannya di nomor Grand Prix Runabout kejuaraan internasional World Finals di tahun 2013. Event ini diikuti 700 rider dari 48 negara dan Aero finish di strip tiga dunia. Namun, di sela padatnya agenda, Aero masih meluangkan waktu untuk berlibur. Bali adalah destinasi favoritnya.

“Keseimbangan tetap diperlukan. Kalau pas lagi libur, sukanya ke Bali. Pulau ini indah dengan nuansa lautnya yang kuat. Atmosfer sama, tetap pantai juga. Hal ini bagus untuk menjaga mood,” tegasnya.

Di sela latihan, Aero kadang juga kerap mengunjungi destinasi Kepulauan Seribu. Ditempuh dari perairan Ancol, Jakarta, Kepulauan Seribu bahkan kerap dikunjungi hingga delapan kali dalam satu sesi latihan. “Kadang kalau latihan Sabtu, saya suka pergi ke Kepulauan Seribu. Bolak balik dari tiga hingga delapan kali. Cara ini cukup asik untuk relaksasi,” kata Aero lagi.

Menjadi nominator #PesonaAsianGames2018, Aero sementara masih ada di luar posisi sepuluh besar. Posisi ini mengacu update Kamis (12/7), pukul 07.15 WIB. Agar Aero masuk track sebagai atlet favorit, maka berikan dukungan melalui https://www.genpi.co/vote/asiangames. “Jangan lupa vote saya. Saya menunggu respon positif dari warga net, terima kasih,” pungkasnya.


Editor : Paskalis Yuri Alfred P
Kontributor : wahyu argianto




STAY CONNECTED

JOIN OUR INSTAGRAM #GENPI