Petualangan Terbaik Ricky Fajrin di Bali

GenPI News
Sabtu, 14 Juli 2018 12:44
Nilai Artikel :

Daya jelajah tinggi di lapangan hijau menjadi representasi riil keseharian Ricky Fajrin. Pilar Tim Nasional (Timnas) Indonesia dan Bali United ini memang seorang petualang. Mengawali karir sepakbola dari SSB Tugu Muda, Semarang, eksotisme Bali pun dieksplorenya.

Memiliki minat besar, eksotisme nature hingga culture Pulau Dewata pun dilahapnya. Meski demikian, sang defender tidak melupakan daerah asalnya di Semarang. Sama seperti di Bali, Kota Lumpia juga kerap dijelajahinya untuk menikmati suasananya. Dan, figur bersahaja ini pun sangat layak menjadi atlet favorit #PesonaAsianGames2018.

“Bali ini luar biasa, baik klub maupun pulaunya. Sangat nyaman bermain di sini, sekaligus menikmati nuansanya yang indah. Pokoknya Bali yang terbaiklah,” ungkap Defender Klub Bali United dan Timnas Indonesia Ricky Fajrin, Sabtu (14/7).

Berada di destinasi terbaik dunia, Pulau Dewata menyediakan segalanya. Nuansa ini pun dimanfaatkan oleh Ricky kala rehat dari rutinitasnya di lapangan hijau. Pemilik nama lengkap Ricky Fajrin Saputra ini pun ikut juga mengekplorasi bentang pantainya nan eksotis. Pantai Double Six atau Pantai 66 ini hingga Kuta pun menjadi favoritnya. Selain indah, lokasinya juga dekat dengan mess pemain Bali United.

“Bali ini banyak memiliki pantai yang bagus. Kalau saya lebih sering ke Double Six karena lokasinya dekat. Kadang juga ke Pantai Kuta. Ya, yang umum-umum saja tapi bisa membuat fresh kembali,” ujar pemain berusia 22 tahun ini.

Berada sejajar dengan Pantai Kuta dan Legian, Double Six juga terkenal dengan sunsetnya yang indah. Ombaknya yang besar juga cocok untuk surfing, tertama di pagi hari. Bagi penikmat adrenali, pantai ini juga memiliki bungee jumping. Lalu, Pantai Kuta ini keindahannya sudah mendunia. Kawasan ini jadi destinasi utama wisman.

“Kadang kalau malam suka ngopi sama teman. Tapi, juga tidak bisa berlama-lama. Tetap ingat waktu. Kami harus cukup istirahat. Sebab, menu latihannya padat. Hanya di waktu libur saja yang benar-benar dimanfaatkan sebaik mungkin. Untuk kuliner, saya biasanya mencari nasi tempong,” terang Ricky lagi.

Bukan hanya pantainya, kekuatan wisata bahari Pulau Dewata juga dieksplorasi pemain asal Semarang. Ricky menikmatinya melalui tarikan joran dan mata kailnya. Memiliki hobi memancing, Ricky pun rela menyewa perahu untuk memuaskan adrenalinya. Memulai petualangan dari Pelabuhan Serangan, mata kail lalu di lempar di perainan Nusa Dua.

Sembari menikmati garis pantai dari lautan, Ricky berhasil mendaratkan beberapa ikan ‘cakra kuning’. Ukurannya cukup jumbo dengan berat rata-rata sekitar 5 kilogram. Jerih payahnya pun menjadi media pesta yang seru. Sebab, ikan hasil pancingannya di bakar bersama rekan setimnya di Bali United. Ricky menjelaskan, sensasi memancing luar biasa dirasakannya kala tarik menarik dengan ikan.

“Saya suka memancing. Laut di Bali ini juga kaya dengan ikan. Pokoknya menyenangkan saat mancing di sana. Lebih seru lagi saat dapat ikan karena harus tarik menarik. Seninya di situ karena harus berhati-hati agar ikan tidak lepas. Hasil pancingan biasanya dibakar bersama teman-teman di depan mess. Ini bisa menjadi acara yang menyenangkan karena dilakukan sambil becanda,” jelas Ricky lagi.

Selain sensasi naturenya, Ricky juga menyempatkan diri menikmati eksotisnya budaya Bali. Kawasan Uluwatu pun kerap disambanginya untuk menikmati Tari Barong. Tari Barong ini merupakan drama atau cerita yang ditarikan. Biasanya tema yang diangkat seperti lakon Calon Arang, Cerita Panji, hingga cerita rakyat lainnya. Selain Barong, kawasan Uluwatu juga menjadi panggung besar bagi Tari Kecak.

“Bali banyak memiliki kesenian. Setiap hari ada festival seni budaya. Saya juga beberapa kali melihat pertunjukan budaya, seperti Tari Barong di Uluwatu. Tari ini sangat unik dan menarik, makanya saya suka ke sana. Belum lagi Tari Kecaknya dan Bali memang identik dengan tarian ini,” jelasnya lagi.

Meski berada di destinasi terbaik, Ricky tetap ingat Kota Semarang sebagai daerah asalnya. Sama seperti Bali, daerah asalnya di Semarang juga kerap dieksplorenya. Apalagi, Semarang juga punya kawasan terbaik di Kota Lama. Area ini terkenal sangat eksotis dan instagramable dengan bangunan tua bergaya Eropa. Lalu, Semarang juga memiliki destinasi Lawang Sewu.

“Selain Bali, Semarang juga destinasi terbaik. Suasanya bagus, apalagi di kawasan Kota Lama. Kuliner di sana nikmat-nikmat dan unik. Semarang punya kesan mendalam karena saya lahir dan besar di sana, termasuk belajar sepakbola,” ujar Ricky.

Berprofesi utama sebagai pesepakbola, karakter Ricky memang unik. Minatnya besar terhadap budaya dan beragam kearifan lokal nusantara. Dengan pesonanya tersebut, Ricky layak sebagai atlet favorit di #PesonaAsianGames2018. Yuk, dukung Ricky melalui https://www.genpi.co/vote/asiangames. Sebab, satu vote dari Anda sangat berarti bagi defender kelahiran 6 September 1995 ini.

“Sahabat mohon dukungannya. Jangan lupa vote Ricky Fajrin, terima kasih,” pungkasnya.


Editor : Paskalis Yuri Alfred P
Kontributor : wahyu argianto




STAY CONNECTED

JOIN OUR INSTAGRAM #GENPI