Serunya mendayung Sampan di Lumpur

GenPI RIAU
Rabu, 01 Agustus 2018 22:59
Nilai Artikel :

Mendayung sampan mungkin terdengar biasa. Menjadi tak biasa jika aktivitas tersebut dilakukan di atas lumpur. Di Riau, tepatnya di Kuala Getek, Kelurahan Sei Beringin, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), ada atraksi semacam itu. Namanya Festival Sampan Leper.

Ditaja oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Inhil, Festival Sampan Leper digelar pada 28-29 Juli lalu. Hadiah jutaan rupiah membuat atraksi ini diminati peserta. Melombakan dua kategori, kompetisi ini diikuti oleh  40 peserta dan 23 regu.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal Usman mengatakan, keunikan Festival Sampan Leper membuatnya layak untuk dikembangkan. Sampan Leper ini tidak ada di tempat lain. 

"Event ini bisa menjadi daya tarik luar biasa untuk sehingga Inhil sebagai salah satu destinasi pilihan wisatawan," kata Fahmizal Usman. 

Festival Sampan Leper begitu ramai dipadati pengunjung. Mereka ingin melihat aksi para peserta menguras tenaga mengarungi sungai berlumpur. Semua berusaha sekuat-kuatnya. Sebab di garis finis, ada jutaan rupiah untuk sang pemenang.

Aneka kuliner Inhil yang tersedia juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. "Menyaksikan Festival Sampan Leper sambil menikmati aneka kuliner asli Inhil, dapat menghadirkan sensasi tersendiri bagi wisatawan," tutur Fahmizal Usman.

Sampan Leper sendiri berakar dari tradisi masyarakat Inhil. Di masa lampau, Sampan Leper adalah alat transportasi masyarakat di wilayah Kuala Getek untuk menyeberang saat sungai saat dalam kondisi surut.


Editor : Paskalis Yuri Alfred P
Kontributor : GenPI Regional Riau




STAY CONNECTED

JOIN OUR INSTAGRAM #GENPI