Menpar Pantau Krisis Via Video Conference

GenPI News
Selasa, 07 Agustus 2018 19:03
Nilai Artikel :

Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan perhatian serius terhadap bencana gempa Lombok. Menpar memantau langsung penanganan krisis gempa.

Menpar tidak sendiri. Ia didampingi Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara dan Staf Khusus Bidang Komunikasi Don Kardono, dan Kabag Manajemen Krisis Kepariwisataan Dessy Suryaningrat.

“Kita terus memantau perkembangan di lapangan. Termasuk mengetahui bagaimana proses evakuasi dijalankan. Dan apakah para korban juga wisatawan dalam posisi yang aman,” papar Menpar.

Peninjauan dilakukan dari ruangan Crisis Center Kemenpar. Tepatnya di ruang Pusat Komunikasi Publik Gedung Sapta Pesona. Dari ruang tersebut, Menpar melakukan Video Conference dengan stakeholder dan tim Crisis Center yang berada di Lombok.

Video Conference dilakukan 3 kali. Pertama dengan Kepala Pusat Komunikasi Publik Guntur Sakti, dan Asisten Deputi Pemasaran Regional 2 Vinsensius Jemadu, dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB M. Lalu Faozal yang sedang berada di Gili Trawangan.

Video Conference kedua dilakukan  dengan General Manager Bandara Internasional Praya Lombok, I Gusti Ngurah Ardita. Menpar menyampaikan agar jangan sampai terjadi penumpukan penumpang di Bandara Lombok.

“Untuk mencegah penumpukan penumpang, kita meminta bantuan agar Manajemen Bandara mengatur penambahan extra flight. Hal ini untuk untuk menampung penumpang yang ingin meninggalkan Pulau Lombok,” katanya.

Menpar juga menyampaikan agar seluruh penumpang ditangani dan difasilitasi dengan baik dengan tujuan meninggalkan impresi yang baik kepada wisatawan.

Sementara Video Conference ketiga dilakukan dengan Henry Noviardi, Kabid Area Lombok dari Pemasaran 1 Regional 2. Juga kepada seorang wisatawan asal Jerman.


Editor : Paskalis Yuri Alfred P
Kontributor : Cholis Faizi




STAY CONNECTED

JOIN OUR INSTAGRAM #GENPI