Turis Ini Terbantu dengan Crisis Center Kemenpar

GenPI News
Rabu, 08 Agustus 2018 07:39
Nilai Artikel :

Seorang turis asal Jerman, Barry, mengaku mendapatkan banyak kemudahan pasca gempa besar yang melanda Lombok beberapa waktu lalu. Menurutnya, semua orang sangat peduli dan ramah kepada wisatawan usai gempa berkekuatan 7.0 SR yang terjadi Minggu, 7 Agustus 2018, pukul 18.46 WIB itu.

Kesan positif dan sangat memuaskan tersebut disampaikan Barry saat melakukan video call dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya, Selasa (7/8). Jauh dari kesan “tidak terurus” dan proses pengantaran dari Gili Trawangan sampai ke Pulau Lombok dan Bali free of charge.

“Mereka sangat peduli dengan turis. Bahkan kini saya bisa menikmati noodle soup (mie instan, red). Mereka juga mengorganisir transportasi dengan sangat baik. Kami dipermudah serta memiliki banyak pilihan,” tutur Barry.

Dari paparannya, para wisatawan memiliki banyak opsi. "Bisa terbang langsung ke Bali, memilih ferry, bertahan di bandara, atau mencari penginapan. Pilihannya banyak,” paparnya.

Ia pun mengapresiasi kinerja cepat pemerintah dalam menangani bencana ini. “Para wisatawan juga mendapatkan makanan yang cukup dalam dua hari ini (setelah gempa). Saya sangat mengapresiasi kerja cepat dalam penanganan ini,” paparnya, yang akan melanjutkan perjalanan ke Bali melalui pelabuhan Lembar.

Kepada Menteri Arief Yahya, Barry yang mengenakan kaus biru muda itu mengaku enjoy, dan melanjutkan liburannya ke Pulau Dewata. “Saya akan kembali ke Bali. Karena di sana lebih aman. Tapi saya juga yakin perbaikan infrastruktur di Lombok akan segera dilakukan dan kondisi akan kembali pulih,” paparnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya, mengucapkan terima kasih kepada Barry atas kesan positif yang diterima dan disampaikannya. “Silahkan lanjutkan menikmati Bali. Bali adalah tempat yang aman. So enjoy Bali,” tutur Menpar.


Editor : Paskalis Yuri Alfred P




STAY CONNECTED

JOIN OUR INSTAGRAM #GENPI