Wow, Ada Potensial Devisa Rp 180 Miliar dari Singapura

GenPI News
Kamis, 09 Agustus 2018 08:37
Nilai Artikel :

Penyelenggaran Sales Mission Wonderful Indonesia Singapura pada Selasa (7/8) sukses.  Kementerian Pariwisata mencatat potensial devisa sebesar USD 13.053.280. Nilainya setara dengan  Rp 189.272.560.000 (asumsi 1USD = Rp 14.500).

Angka tersbut dari hasil penjulan pax  angkanya mencapai 19.196 pax. Jauh melampaui target yang dipatok di angka 7.036 pax. Jauh juga di atas target potensial devisa sebesar USD 4.784.480.

“Ini menandakan destinasi yang ditawarkan sangat diminati pasar Singapura,” terang Deputi Pengembangan Pemasaran Zona 1 Kemenpar, I Gde Pitana, Kamis (9/8).

Isimewanya,  kota dan destinasi yang diburu tak lagi berpusat di Bali. Top 5 kota yang paling diminati ada Pontianak, Batam-Bintan, Malang-Surabaya dan Makassar. Sementara Danau Toba, Borobudur, Bromo, Belitung dan Bogor, mencatatkan diri sebagai top 5 destinasi yang paling diminati.

 “Tajuknya memang Sales Mission 10 Destinasi Branding tahap dua. Fokus penjualannya menyebar dari Aceh, Bali, Yogyakarta, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kepulauan Riau,  hingga Sumatera Barat," timpal Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional I Kemenpar Iyung Masruroh, yang ikut mengawal Sales Mission di Singapura.

Semantara  Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Kemenpar di Singapura, Sulaiman Shehdek menjelaskan sukses sales missin Singapura yang melampaui target.  Alasan utamanya,  market Indonesia punya keunggulan kompetitif dan komparatif untuk menarik pasar Singapura.  Jaraknya dekat. Waktu terbang juga tidak lama serta akses yang makin mudah.

Belum lagi keanekaragaman budaya dan kekayaan alam Indonesia. “Singaporean atau ekspatriat itu rata-rata orang sibuk. Waktu luangnya sangat terbatas. Yang paling cepat, mudah dijangkau, juga murah, ya Indonesia. Dan jangan segan menjadikan Singapura sebagai hub. Dari sini kita bisa distribusikan wisatawan dari berbagai penjuru dunia ke Indonesia,” imbuhnya.


Editor : Paskalis Yuri Alfred P
Kontributor : Agus Purwanto




STAY CONNECTED

JOIN OUR INSTAGRAM #GENPI