Sam Poo Kong Dikepung Ribuan Orang

GenPI News
Minggu, 12 Agustus 2018 07:50
Nilai Artikel :

Festival Cheng Ho 2018 seru. Sejak Sabtu (11/8) siang, Klenteng Sam Poo Kong ramai oleh beragam sajian hiburan berbalut budaya Tionghoa. Sebanyak 5000 tiket yang dijual di hari Sabtu ludes terjual.

Sabtu siang siang, ada bakti sosial berupa sunatan massal yang digelar Yayasan Sam Poo Kong. Sementara pertunjukan Barongsai dari Nacha Darma Semarang mewarnai kegiatan

Malam harinya, ada welcome dance dan drama kolosal “Paman Datang”.  Penampilnya dari sekolah Kuncup Melati. Setelah itu, ada Tari 1000 tangan yang menemani. Ada juga pertunjukan wushu yang diikuti ritual pengiriman Abu Kimsin dari Kelenteng Tay Kek Sie ke Sam Poo Kong.  Prosesi ini diiringi pesta kembang api yang dilaksanakan tepat tengah malam.

Juru Bicara Yayasan Sam Poo Kong Semarang mengatakan, memahami sejarah Cheng Ho itu harus kontekstual. Harus penuh pemaknaan, menengok masa lalu, melihat fakta saat ini, dan memproyeksi masa depan. “Bukan hanya text book dan literasi saja,” tambah Mulyadi, Sabtu (11/8) malam.

Kebetulan, hal ini sejalan dengan pariwisata. Ada atraksi pariwisata yang disuguhkan. Ada artefak yang bisa dipelajari. Bukti peninggalan Cheng Ho yang bisa dilihat. Bahkan, ada juga cerita rakyat yang bisa disimak dari cerita mulut ke mulut.

“Ini yang membuat Festival Cheng Ho banyak dicari orang. Dengan tiket Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu saja, kita bisa menjual 5 ribu tiket. Semua sold out di hari pertama,” Mulyadi menuturkan. 

Prosesi puncak festival ini digelar Minggu (12/8) pagi. Dari jadwal yang dirilis panitia, semuanya start dari jam 06.00 pagi.

Tahun ini, ada tamu VIP seperti Staf Ahli Bidang Multikultural Kemenpar Esthy Reko Astuti yang ikut menonton. Ada juga Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Juga Sekdaprov, Forkompimda dan perwakilan Ormas,” imbuhnya.


Editor : Paskalis Yuri Alfred P
Kontributor : Agus Purwanto




STAY CONNECTED

JOIN OUR INSTAGRAM #GENPI