Meriahnya Puncak Gelaran JFC 2018

GenPI News
Senin, 13 Agustus 2018 08:26
Nilai Artikel :

Nggak berlebihan kalau dua jempol diacungkan kepada Jember Fashion Carnival (JFC). Ajang karnaval fashion unik itu telah berhasil mengangkat nama Jember ke kancah dunia. Bahkah, event yang pertama kali dilaksanakan pada 17 tahun silam itu sudah masuk top 5 karnaval unik secara global.

Di penyelenggarannya kali ini, JFC 2018 lagi-lagi menunjukkan pamornya, guys. Mengusung tema ‘ASIALIGHt, JFC sekali lagi membuat mata dunia tertuju pada Indonesia, Jember khususnya. Karena, kostum-kostum unik dengan seni tingkat tinggi kembali ditampilkan.

Grand Carnival menjadi puncak dari rangkaian JFC 2018 yang berlangsung dari 7-12 Agustus ini. Menteri Pariwisata Arief Yahya turut hadir untuk menyaksikan perhelatan megah ini. Sebab, JFC merupakan satu dari satu Top 10 National Events dari 100 Wonderful Events Kementerian yang ia nakodai.

"Seluruh kostum pun dibuat dengan sangat detail sehingga mampu merepresentasikan setiap budaya yang disuguhkannya. Ini adalah keunggulan dari JFC. Memberikan kreatif value yang tinggi. Sehingga mampu dijual dan dijadikan atraksi wisata yang unik dan menarik," begitu puji Menteri Arief saat memberikan di puncak JFC 2018.

Menpar Arief nggak asal ngomong guys. JFC ini memang menjadi arena untuk memamerkan seni tingkat tinggi. Sebuah kemahiran untuk merepresentasikan kearifan suatu sebuah daerah dalam sebuah kostum yang atraktif. 

Sepuluh defile yang tampilkan  dalam JFC berhasil membiaus penonton. Ada Kujang, STAR, Babylonia, Shogun, Ottoman empire, Silla-Korea, Saudi Arabian, Bian Lian, China serta India.  Wasawasan penonton menjadi lebih tentang budaya daerah dan ragam budaya luar negeri yang disajikan.

Development Program JFC David Susilo  mengaku senang lantaran pelaksanaan JFC 2018 kembali tuai kesuksesan. Buktinya, ribuan penonton tumpah ruah di lokasi penyelenggaraan. Media yang meliput juga nggak sedikit. Berita-berita mengenai JFC 2018 diulas di mana-mana.  Bahkan pamor JFC 2018 berhasil menggeser hastag pilpres sebagai trending topic warganet.

Meski demikian David nggak lekas berbangga hati. Sebab dia punya target, pada penyelenggaraan JFC tahun 2021 mendatang, JFC harus bisa dilaksanakan pada malam hari.

“Tahun 2021 rencananya mau karnaval malam. Tapi harus mengumpulkan dana dulu lighting dan sarana lainnya,” imbuhnya.


Editor : Paskalis Yuri Alfred P
Reporter : Anggi Agustiani




STAY CONNECTED

JOIN OUR INSTAGRAM #GENPI