Newsletter #4: Bagaimana Membentuk GenPI di Daerah?

GenPI
Sabtu, 28 April 2018 22:17
Nilai Artikel :

Ini juga pertanyaan yang sering muncul. Apakah harus provinsi? Atau bisa level kabupaten kota? Bagaimana dengan logo?

Naah, begini prinsipnya. Komunitas itu pada dasarnya tidak mau diatur-atur. Tidak mau disuruh-suruh. Mereka tergerak dari dalam. Mereka bergerak karena passion, bukan organisasi. Semakin kita organize, semakin un organize. Semakin kita beri keleluasaan, justru semakin erat dalam satu keluarga.

Pariwisata itu universal. Keindahan, kecantikan, kedamaian, itu tidak berbatas. Suasana asyik di manapun di penjuru dunia, pasti juga dirasakan oleh banyak umat di belahan dunia yang lain. Sifat universal yang dibangun dari pintu pariwisata itulah yang menjadi benang merah dan perekat kebersamaan Genpi.

Jika mengetahui fundamennya, maka dengan mudah akan bisa mengembangkan komunitas. Tempat sharing bersama soal Destinasi Wisata, Calendar of Events dan Kebijakan Kepariwisataan.

Kembali ke pertanyaan: Bagaimana cara membentuk Genpi? Di daerah yang belum
ada Genpi?

Langkah pertama, kumpulkan anak anak netizen, mereka yang hari-harinya asyik
bermedia sosial. Khususnya yang rajin memposting Alam, Budaya, Buatan, yang menjadi portofolio pariwisata. Mereka bisa Blogger, Vlogger, Fotografer, Reporter, Fotografer, Travellers, Selebgram, atau siapa saja yang eksis di media sosial.

Inisiatif boleh dari Dispar, boleh juga dari komunitas. Jika Kadispar Daerah yang berinisiatif, tentu lebih cepat, dikumpulkan, kopi darat, berdiskusi langsung itu akan semakin akrab.

Kedua, bikin group, bisa di WA, bisa di Wechat, Telegram, dll yang familiar buat semua members. Pilih sendiri koordinatornya, secara mufakat, kekeluargaan, karena kalau banyak
campur tangan soal siapa koordinatornya malah tidak asyik.

Ketiga, invite kawan-kawan Genpi Nasional (GenpiNas), untuk bergabung di Group embrio Genpi itu. Mereka akan membantu mengarahkan, agar tidak salah setting sejak awal. Invite: @jheipul @robbysunata @angtekkhun1 (IG) ke group itu.

Keempat, uji coba orkestrasi, menaikkan hastag yang sama, mengeksplorasi tema wisata lokal yang bisa dinasionalkan. Dipandu Genpi Nasional.

Kelima, bikin akun official, yang dikelola oleh tim genpi daerah. Besarkan jumlah membership, perbanyak interaksi medsos, open recruitmen, perbanyak sharing melalui offline dan online.

Setelah itu, siap-siap dilaunching sebagai Genpi.

Salam Pesona Indonesia
#Genpi Gassss...

Jakarta, 25 April 2018.


Editor : Paskalis Yuri Alfred P




STAY CONNECTED

JOIN OUR INSTAGRAM #GENPI