Aduh, Wrangler Gubernur Rusli Takluk di Jalur Bulango

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengendari mobil Wrangler pabrikan Amerika saat offroad di Sungai Bulango, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (12/10). (Foto: Salman).
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengendari mobil Wrangler pabrikan Amerika saat offroad di Sungai Bulango, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (12/10). (Foto: Salman).

GenPI.co - Ajang olah raga ekstrem offroad rupanya jadi ajang rutin di Provinsi Gorontalo. Para pecinta olahraga setempat kembali menikmati serunya ber-offroad pada gelaran adventure offroad yang digelar Provinsi setempat pada Sabtu (12/10).

Ajang ini digelar untuk memeriahkan HUT ke-74 TNI. Istimewanya, Rusli habibie, orang nomor satu di provinsi itu juga turut dalam keseruan itu. Tampak pula Danrem 133/Nani Wartabone Kolonel Czi Arnold AP Ritiauw serta Dandim 1304 Gorontalo Letkol Inf. Alan Surya Lesmana.

Rute offroad kali ini mengambil lokasi di seputaran sungai Bulango di Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango. Lokasi itu sengaja dipilih karena terkenal angker bagi para petualang mobil bermesin 4×4 WD.

BACA JUGA: Kepada Banyuwangi, Gorontalo Berguru Cara Dongkrak Pariwisata

Baru beberapa menit laga dimulai, offroader sudah dibuat susah payah untuk menaklukkan arus sungai Bulango. Mobil sekaliber Wrangler buatan Amerika yang menjadi tunggangan Gubernur Rusli Habibie menjadi salah satu korbannya.

loading...

Adrenalin Rusli kembali diuji saat mencicipi obstacle di rawa-rawa. Ban mobil kirinya terperosok ke dalam lumpur. Semakin pedal gas ditekan, ban mobil semakin ditelan lumpur. Mobil berkekuatan 230 tenaga kuda itu pun terpaksa ditarik dengan zonder.

Bukan hanya tunggangan gubernur yang merasakan ganasnya sungai Bulango. Beberapa peserta bernasib sama. Mobilnya harus ditandu keluar oleh zonder. Ada yang bahkan harus ditarik oleh dua mobil sekaligus agar bisa kembali melanjutkan permainan uji ketangkasan mengemudi itu.

Tantangan berikutnya menaklukkan arus sungai. Meski airnya yang tidak begitu besar karena kemarau, tidak berarti sungai Bulango terasa enteng. Beberapa mobil peserta nampak kelimpungan mencari bagian sungai yang relatif lebih dangkal. Salah melangkah maka mobil akan terperosok dan berlanjut pada mesin yang mati.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING