Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Wisata Hits Jogja, Borobudur Trail of Civilization

Borobudur Foto Kemenparekraf
Borobudur Foto Kemenparekraf

GenPI.co - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menghadirkan menghadirkan inovasi baru bernama Trail of Civilization. Inovasi ini sebagai upaya untuk mengembangkan pola perjalanan di kawasan Candi Borobudur yang masuk kategori super prioritas.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan bahwa Borobudur Trail of Civilization merupakan uji coba pelaksanaan pola-pola perjalanan di sekitar Candi Borobudur.

BACA JUGA:  Perayaan Waisak 2021 di Candi Borobudur Diganti Virtual

Pola perjalanan itu disusun berdasarkan relief yang terdapat di dinding candi, di mana relief-relief ini menggambarkan kehidupan masyarakat di tanah Jawa sejak zaman kerajaan Hindu-Budha.

Lebih lanjut, kata Sandiaga Uno, ada lima pola perjalanan yang diujicobakan, yakni Ancient Kingdom Trail, Joglosemar Historic Trail, Buddhist Pilgrimage, EduTrail, dan The Classical Indonesia Batik Route.

Acara peluncuran “Borobudur Trail of Civilization” diadakan di Omah Mbudur, Magelang, Jawa Tengah. Dalam acara ini, Menteri Kemanparekraf/Baparekraf, Sandiaga Salahudin Uno mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan uji coba dari pengembangan pola di sekitar Borobudur. Sehingga, wisatawan akan mendapat pengalaman yang berkesan dalam kunjungannya ke Candi Borobudur.

BACA JUGA:  Penutup Candi Borobudur Dibuka, Ancaman Erupsi Merapi Mengecil

“Trail of Civilization atau jejak peradaban ini, kami yakini menjadi daya tarik yang luar biasa atas suatu pendekatan pariwisata yang lebih berkualitas dan memiliki dampak keberlanjutan dan kelestarian lingkungan," ujar Sandiaga Uno, seprti yang dikutip dari Kemenparekraf.go.id.

Acara yang diselenggarakan pada 21 – 23 Juni 2021 dimeriahkan dengan berbagai kegiatan dengan peserta berskala kecil. Acara yang dimaksud meliputi olahraga yoga, bertani, dan membuat kerajinan tangan gerabah. Uji coba ini pun dihadiri oleh pejabat eselon I dan II dari Kemenparekraf dan kementerian serta lembaga lainnya.

Pada hari pertama, para peserta uji coba diajak untuk merasakan sensasi bercocok tanam di area persawahan di dekat Balai ekonomi Desa (Balkondes) Karangrejo.


Share to LINE LINE Share to WhatsApp WhatsApp

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Komunitas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING