Mencari Jejak Putri Mandalika

Oleh: Yasserina Rawie

Tradisi Bau Nyale mencari jejak Putri Mandalika
Tradisi Bau Nyale mencari jejak Putri Mandalika

GenPI.co -- Melihat keindahan dan kekayaan alam di suatu destinasi memang menjadi suatu pengalaman dan kesan yang berharga seperti perjalanan saya kali ini yang tergoda dengan jejak Putri Mandalika di Lombok.

Berawal dari ketertarikan saya untuk mengeksplor destinasi yang ada di sana. Lalu saya melihat dan menikmati festival rakyat yang bernama Bau Nyale.

Bau Nyale merupakan perayaan yang dilakukan masyarakat di Lombok dan Provinsi NTB. Bau berarti mencari, dan Nyale berarti sejenis cacing laut.

Mencari Jejak Putri Mandalika

Perayaan Bau Nyale ini dilatarbelakangi oleh kisah dari Putri Mandalika yang hingga kini menjadi panutan bagi masyarakat di Lombok dan NTB. 

Konon, Nyale yang muncul setiap tahun di bulan Februari atau Maret di kawasan Pantai Mandalika, merupakaan penjelmaan dari Putri Mandalika.

Putri Mandalika sendiri merupakan seorang putri yang cantik dan bijaksana. Tak heran banyak sekali pangeran yang berniat untuk mempersuntingnya. Namun lama-kelamaan upaya para pengeran untuk mencuri hati Sang Putri menjadi persaingan yang tidak sehat.


Baca juga:


Redaktur : Maulin Nastria

RELATED NEWS