Pariwisata Jawa Barat Dorong Konsep "Sustainable Tourism"

Foto udara sejumlah perahu nelayan ditambatkan di pesisir Pantai Pangandaran, Jawa Barat (Foto : Antara)
Foto udara sejumlah perahu nelayan ditambatkan di pesisir Pantai Pangandaran, Jawa Barat (Foto : Antara)

GenPI.co - Pelaku industri pariwisata di Jawa Barat didorong untuk menggunakan konsep sustainable tourism (pariwisata berkelanjutan) pada tahun 2020 karena selain memiliki nilai kemanfaatan ekonomi, pola pariwisata berkelanjutan memberi kontribusi langsung untuk kegiatan konservasi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik, Senin (30/9) mengatakan konsep sustainable tourism tersebut mengacu pada penerapan program Sustainable Tourism for Development (STDev) yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Nomor 14 Tahun 2016, tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan yang mengadopsi standar internasional dari Global Sustainable Tourism Council (GSTC).

Dedi mengatakam dengan luas wilayahnya maka Provinsi Jawa Barat memiliki banyak potensi wisata tapi dalam pola berkelanjutan, banyak aspek yang harus dibahas secara detail, mulai dari kriteria industrinya hingga destinasi.

"Provinsi Jawa Barat itu luas dan memiliki keragaman antar daerahnya. Maka, harus ada pembahasan yang detail," kata dia.

Menurut Dedi, setidaknya ada tiga elemen penting yang harus berjalan dalam menciptakan ekosistem pariwisata berkelanjutan yakni, pola pengembangan sustainable tourism harus memperhatikan pelestarian alam, kualitas dan keamanan air, serta konservasi energi.

ADVERTISEMENT

Yang kedua pelaku industri wisata harus bisa menjaring komunitas masyarakat untuk ikut mengelola dan menjaga warisan budaya dan yang terakhir adalah memantau perekonomian, yang di dalamnya termasuk peluang kerja bagi warga setempat sekaligus keterlibatan publik, transfer pengetahuan antara wisatawan dan penduduk setempat.

Ia mengatakan implementasi pariwisata berkelanjutan ia akui adalah tugas yang sangat berat dan tak bisa dilakukan oleh pemerintah saja.

Dedi memandang kelompok sadar wisata (pokdarwis) harus dilibatkan secara serius untuk membangun fondasi dan merealisasikan pariwisata berkelanjutan.


Reporter : Tommy Ardyan

Redaktur : Tommy Ardyan

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Baca Buku Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING