Barlian, Ikan Mujair dalam Parutan Singkong Makanan Khas Gorontalo

Makanan khas Gorontalo Barlian, campuran parutan singkong dan ikan mujair yang dibumbui rempah. (Foto: Rosyid Azhar)
Makanan khas Gorontalo Barlian, campuran parutan singkong dan ikan mujair yang dibumbui rempah. (Foto: Rosyid Azhar)

Jika mengunjungi Gorontalo jangan lupa mencicipi kuliner satu ini, dijamin rasanya maknyus dan bikin kangen. Namanya barlian atau biluluhe, makanan tradisional masyarakat Gorontalo. Makanan ini sangat familiar bagi warga.

Yang membuat makanan ini menarik karena paduan bahannya dianggap tidak lazim, parutan singkong dan ikan Jawa atau mujair dan diberi sambal agar terasa pedas, gurih dan mengangeni.

“Barlian atau Biluluhe, terbuat dari singkong yang diparut, diberi ikan yang dicampur dengan sambal kemudian dimasak dengan cara dikukus,” kata Rahman Dako, warga Batudaa yang menyukai barlian atau biluluhe, Kamis, (17/1).

Baca juga: Nikmati Bohito Presso dan Bohito Fruty Khas Gorontalo

Barlian ini memang makanan spesial, terutama masyarakat di sekitar Danau Limboto. Ikan mujair yang berlimpah dan singkong yang tumbuh di pekarangan akan segera bertemu di dandang yang panas. Di era tahun 1980-an, barlian menjadi makanan yang paling banyak dijajakan keliling kampung. Dengan harga yang sangat murah, barlian menjadi pilihan utama camilan sehari-hari. “Saya mengalami masa kecil di Batudaa dan Bongomeme, mendapatkan makanan barlian adalah anugerah,” tutur Rahman.

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan sambil bernostalgia, makanan ini mengingatkan masa kanak-kanaknya yang sering menghabiskan waktu dengan bermain di pinggiran danau bersama teman sepermainan, kerabat, atau anakpanak dari desa sebelah. Barlian sudah mulai sulit ditemukan di pasar tradisional, supermarket, apalagi di mall. Ketiga bahanhya, singkong, ikan danau dan sambal khas Gorontalo  banyak tersedia di warung desa atau langsung mengambil di alam.

“Sensasi rempah bumbunya terasa sampai ke dalam ikan apalagi kalau ditambah balakama,” ujar  Rahim Abdullah, warga Telaga.

Saat sore adalah waktu yang tepat untuk menyantap barlian. Barlian yang masih panas-panas dapat disajikan dalam piring dengan membuka pembungkus daun pisang. Balutan singkong parut yang membungkus ikan mujair rasanya pedas gurih karena dicampur rempah dan cabai.


Redaktur : Cahaya

loading...

BERITA LAINNYA

Berita Tentang Anak Emas Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING