Ada Ancaman Berbahaya, Khusus Semua Warga Sulsel Diimbau Waspada

03 Desember 2021 22:28

GenPI.co - Ketua Koordinator dan Kesekretariatan Satgas Covid-19 Sulawesi Selatan Arman Bausat meminta warganya untuk waspada terhadap pergerakan serangan varian virus Omicron

Satgas Covid-19 Sulawesi Selatan juga telah menempuh langkah antisipasi dan pemantauan guna mewaspadai pergerakan serangan varian virus Omicron yang sudah terdeteksi menyebar ke negara lain, salah satunya di wilayah Afrika Selatan.

"Terus kita pantau perkembangannya. Dari pengalaman, biasanya masuk dulu di pintu gerbang negara, kalau sudah terdeteksi di Jakarta, tentu secara otomatis kita harus meningkatkan kewaspadaan," ujar Arman Bausat di Makassar, Kamis (2/12/2021).

BACA JUGA:  Pemprov Sulsel Keluarkan Rp 1,6 Miliar untuk Antisipasi Bencana

Selain itu, sejauh ini Satgas Covid-19 Sulsel masih memantau perkembangan, dan tetap siaga.

"Kalau di Jakarta tiba-tiba terdeteksi maka, otomatis kita tracing dan testing dengan meningkatkan antisipasinya. Kalau ada kasus masuk di Indonesia dari luar negeri Afrika, otomatis bandara sudah melakukan antisipasi dengan memperketat penjagaan," jelasnya.

BACA JUGA:  Hore! Sandiaga Uno Sampaikan Kabar Gembira ke Semua Warga Sulsel

Di sisi lain, dia berharap masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar negeri agar menghindari penerbangan ke negara lain.

"Iya, kan sudah dikeluarkan larangan orang Afrika masuk di Indonesia. Itu salah satu antisipasi dari pemerintah," katanya.

BACA JUGA:  UMP Sulsel Tahun 2022 Tidak Berubah, Ternyata Cuma Sebegini

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulsel dokter Ichsan Mustari menambahkan bahwa dari penyampaian Kementerian Kesehatan, saat ini belum ada virus varian Omicron yang masuk ke Indonesia.

"Hal terpenting adalah pengendalian perjalanan orang. Sudah ada Surat Edaran dari Satgas dan Kemenkumham soal pembatasan pergerakan orang, itu regulasinya untuk membatasi pergerakan," tandas dia.

Adapun, guna mengantisipasi lonjakan Covid-19, Pemerintah Kota Makassar juga memperketat wilayah perbatasan saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

Pembatasan itu seusai Surat Edaran (SE) nomor 443.01/620/S.Edar/ Kesbangpol/XI/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Desease 2019 Saat Natal dan Tahun Baru 2021 dan Tahun 2022 di Kota Makassar yang ditandatangi Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto pada 30 November 2021.(ant)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Luthfi Khairul Fikri

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co