Pimpinan ISIS Tewas, Pengamat Imbau Pemerintah Jokowi Waspada

04 Februari 2022 19:10

GenPI.co - Pengamat Militer dan Terorisme sekaligus Wakil Direktur Imparsial Gufron Mabruri menanggapi terkait terbunuhnya salah satu pimpinan ISIS.

Sebelumnya, Abu Ibrahim al-Hashimi al-Qurashi sebagai pimpinan ISIS meledakkan diri saat dikepung pasukan khusus AS di Suriah Barat.

Menurut Gufron, pengaruh atau tidak hilangnya nyawa pimpinan ISIS dengan kelompok radikal yang ada di tanah air tergantung banyak faktor.

BACA JUGA:  Detik-detik Pasukan AS Bikin Dedengkot ISIS Game Over, Tegang!

"Baik eksternal maupun internal Indonesia, terutama bagaimana pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan menangani faktornya di dalam negeri," ujar Gufron kepada GenPI.co, Jumat (4/2/2022).

Gufron menilai, terbunuhnya pimpinan teroris tidak menyurutkan niat untuk melakukan aksi, melainkan akan menumbuhkan semangat baru para teroris.

BACA JUGA:  Pimpinan ISIS Tewas, Kekuatan Pengikutnya Terbongkar

"Dalam sejarahnya, pengalaman menunjukan bahwa matinya pucuk pimpinan kelompok teror selalu muncul pemimpin baru," ucapnya.

Oleh sebab itu, Gufron mengimbau pemerintah agar siaga dan berkomitmen untuk menjaga kedaulatan dari radikalisme.

BACA JUGA:  Suara Lantang Pengamat Terorisme Bongkar Bahaya Pemetaan Masjid

"Faktor terpenting upaya di dalam negerinya sendiri, yaitu komitmen dan keseriusan pemerintah untuk menangani faktor pemicu ekstremisme kekerasan," jelas dia.

Dia juga meminta pemerintah harus cepat mengantisipasi hal-hal yang tidak boleh terjadi di Indonesia.

Sebagai informasi tambahan, Abu Ibrahim al-Hashimi al-Qurashi merupakan orang yang mengambil alih kepemimpinan ISIS pascatewas Al-bagdadi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Luthfi Khairul Fikri Reporter: Panji

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co