Tarif Ojol Naik Berlipat-lipat, Sekjen MTI Sebut Tidak Transparan

30 Agustus 2022 05:10

GenPI.co - Kenaikan tarif ojek online atau ojol dinilai melebihi besaran laju inflasi yang saat ini hampir mencapai 5 persen (yoy).

Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Harya S Dillon menyebut kebijakan tersebut tidak transparan.

"Kok, bisa naik sekitar 30 persen? Apa dikatakan tepat jika menaikkan tarif berlipat-lipat di atas kenaikan inflasi? Jika naik untuk menyesuaikan kenaikan inflasi itu masih wajar-wajar saja," katanya di Jakarta, Senin (29/8/2022).

BACA JUGA:  Driver Ojol Demonstrasi di DPR RI, Minta Tarif Balik Jadi Rp 9.600 Per Kilometer

Namun, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menunda dan mengkaji kembali pemberlakuan tarif baru sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022.

"Kalau Kemenhub tetap memaksa kenaikan tarif ojol sebesar 30-50 persen, akan membuat ojol menjadi tidak kompetitif sebagai moda transportasi yang memang menjadi banyak pilihan masyarakat dalam beraktivitas," jelasnya.

BACA JUGA:  Menhub Budi Karya Sampaikan Kabar Baik, Ojol Pasti Senang

Harya mengapresiasi langkah Kemenhub untuk melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan terkait untuk memetakan masalah, mencari masukan dan solusi secara bersama-sama.

Jika dipaksakan, lanjut Harya, dengan kenaikan sebesar itu akan membuat konsumen beralih menggunakan moda transportasi lain.

BACA JUGA:  Unjuk Rasa di Depan Gedung DPR RI, Ribuan Driver Ojol Tuntut Hal Ini

"Nantinya konsumen akan lebih memilih naik taksi dan bisa naik berdua dibandingkan dengan naik ojol. Jadi, kenaikan ini jadi tidak kompetitif bagi ojol," ujarnya.

Tidak kompetitifnya tarif ojol tersebut juga dinilai akan berdampak pada pendapatan pengemudi atau driver, sehingga tujuan utama dari kebijakan Kemenhub yang ingin meningkatkan kesejahteraan driver bisa tidak tercapai.

Selain itu, kenaikan tarif ojol juga akan membuat daya beli masyarakat menengah bawah yang selama ini menjadi target pasar ojol tertekan. (antara)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Irwina Istiqomah

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co