Cerita Dokter Indonesia Lebaran di India saat Lockdown

26 Mei 2020 02:43

GenPI.co - Prof. Tjandra Yoga Aditama, sudah lima tahun bertugas sebagai Direktur Penyakit Menular WHO Regional Asia Tenggara di India. Dokter asal Indonesia itu merasakan lebaran di tengah masa lockdown negara tersebut

Menurut Yoga, pihak KBRI New Delhi tidak mengadakan kegiatan apapun untuk para WNI di India untuk antisipasi pencegahan penularan covid-19.

BACA JUGA: Prabowo Beri Semangat Tenaga Medis Covid-19, Teruslah Berjuang

India sendiri masih memberlakukan lockdown sejak lebih dari dua bulan lalu, membuat masyarakat tak bisa berkerumun dan bepergian ke lokasi umum seperti bandara, mal dan bahkan masjid.

Berbeda dari tahun sebelumnya, dia dan sebagian besar umat Islam di dunia harus menjalani Ramadan dan merayakan Idulfitri 1441 H di tengah pandemi covid-19.

Ia hanya bisa menunaikan salat Id sendirian, tanpa alunan takbir dari pengeras suara yang biasanya terdengar saat Lebaran.

"Secara umum tentu Idulfitri di India amatlah jauh dari suasana meriah di Indonesia. Apalagi tahun ini, semua tutup," ujarnya, Senin (25/5). 

Jika biasanya Yoga bisa menyantap rendang yang dikirim dari Indonesia, maka tahun ini dia cukup puas dengan hidangan kari ayam atau  chicken curry yang dibeli dari restoran di New Delhi.

"Rasanya lumayan juga, dan saya senang karena pedas. Lucunya, chicken curry berbeda kuah atau bumbunya dengan egg curry, walaupun sama-sama kari dari restoran yang sama," tutur Yoga.

BACA JUGA: Pak Jokowi, Sekarang Waktu yang Tepat Rombak Kabinet

Dia berkisah, biasanya masyarakat muslim di India saat Idulfitri menghidangkan makanan khas mereka yakni makanan manis Sheer Khurma, mie vermicelli dengan buah kering, serta saviyaan (puding susu dan kurma). (ant)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Cahaya

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co