Relawan Banjir Eks FPI Dibubarkan, Aparat Disebut Kurang Piknik

22 Februari 2021 15:40

GenPI.co - Aksi kemanusian relawan beratribut FPi dibubarkan aparat. Bantuan korban banjir pun tak terdistribusi. Aparat langsung disebut kurang piknik.

“Maju terus! Kita fokus kemanusiaan. Nggak ambil pusing soal nggak penting begitu. Biar (aparat) lain aja yang pusing,” kata pHabib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, Senin (22/2/2021).

BACA JUGA: Semua Keliru Nilai Weton Cewek Minggu, Aslinya Bikin Merinding

Sebelumnya, aparat kepolisian membubarkan tim relawan yang menggunakan atribut FPI. Relawan ini membantu korban bencana banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (20/2/2021) kemarin.

Kabar tersebut dibenarkan Kapolsek Makassar Kompol Saiful Anwar. Menurutnya, tim relawan tersebut dibubarkan polisi karena memakai atribut FPI.

BACA JUGA: Mohon Jaga Jarak dengan 4 Zodiak Ini, Seramnya Kebangetan!

Pembubaran aktivitas itu juga dibantu personel TNI. Namun, kata dia, pembubaran itu dilakukan secara baik dengan mengedepankan imbauan.

“Sekarang segala kegiatan bentuknya FPI kan dilarang. Kan kita tahu sendiri,” kata Kompol Saiful, Minggu (21/2/2021).

Ini yang membuat Aziz heran. Relawan banjir itu memang menggunakan atribut FPI saat membagikan bantuan. Tapi FPI yang dimaksud adalah relawan Front Persaudaraan Islam.

BACA JUGA: Weton Paling Berwibawa dan Disegani, Sabtu Pahing!

Jadi dalam kaca mata undang-undang, lanjutnya, para relawan yang menggunakan atribut FPI tersebut harusnya dilindungi aparat setempat.

“Kan dilindungi UUD 45 Pasal 28 e Ayat (3). Kalau masih ada yang blingsatan mungkin mereka kurang piknik dan kurang baca,” sindir Aziz. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Agus Purwanto

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co