GenPI.co - Ada penambahan dua rute trayek tol laut yang dioptimalkan Kementerian Perhubungan.
Tujuan penambahan trayek tol laut dari 32 menjadi 34 adalah untuk meningkatkan pelayanan angkutan barang melalui kapal di wilayah Indonesia.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Arif Toha mengatakan optimalisasi ini untuk menunjang pendistribusian barang di daerah terpencil.
Dengan begitu, disparitas harga bisa menurun di antara wilayah Indonesia Bagian Barat dengan Indonesia Bagian Timur.
Oleh karena itu, pelayaran berkesinambungan melalui penyelenggaraan angkutan barang di laut sangat diperlukan.
Rute baru trayek T30 tol laut melayani rute Tanjung Perak - Kaimana - Tanjung Perak.
Sehingga, alur logistik di wilayah Papua Barat langsung terhubung dengan Pulau Jawa.
"Pelabuhan Kaimana memiliki dermaga sepanjang 123 x 8 meter. Pelabuhan dapat menampung kapal berkapasitas standar sampai dengan 14.000 DWT dan kedalaman -8 mLWS," ujar Arif, Kamis (6/1).
Arif memaparkan, hadirnya tol laut di Pelabuhan Kaimana diharapkan bisa melancarkan distribusi logistik di wilayah Timur Indonesia.
Sebelumnya, rute tol laut menuju Pelabuhan Kaimana sudah dilayani trayek T27 rute Merauke - Dobo - Elat - Tual - Kaimana - Biak - Serui - Nabire - Elat - Merauke. (ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News