Bang Yos Kencang Sebut Persetan ke KKB Teroris

04 Mei 2021 16:20

GenPI.co - Untuk urusan kedaulatan dan keamanan negara, mantan Kepala BIN Letjen TNI (Purn) Sutiyoso terlihat tegas. Bang Yos kencang menyebut persetan ke KKB Teroris. 

KKB Teroris di Papua memang kerap menebar teror. Usai ditetapkan sebagai teroris, mereka balas mengeluarkan ancaman.

BACA JUGA: Pasukan Setan TNI Diancam KKB, Isinya Menggetarkan Jiwa

Ancaman itu disampaikan Dewan Diplomatik Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNB-OPM) Akouboo Douw, Minggu (2/5/2021).

Mereka menuding bahwa pemerintah Indonesia selama ini telah melakukan genosida terhadap penduduk Papua Barat.

Karena itu, mereka mengancam akan menghabisi semua personil aparat keamanan yang ada di Papua.

Mereka juga akan menghabisi semua warga suku Jawa yang tinggal di Papua.

Bang Yos, sapaan akrab Sutiyoso makin kesal dengan ulah KKB Teroris.

Pemerintah pun disarankan tak perlu takut memberikan stampel separatis kepada gerakan bersenjata yang menuntut kemerdekaan Papua.

Itu dilakukan agar masalah di provinsi ujung timur itu tidak berlarut-larut.

Demikian disampaikan mantan Klepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI (Purn) Sutiyoso di kanal YouTube Hersubeno Point.

“Kita nggak perlu lagi takut. Wong, kita punya kedaulatan sendiri kok, persetan!” tegas Sutiyoso

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menilai, sejak awal penyebutan kelompok kriminal bersenjata itu juga sudah tidak tepat.

Tindakan kriminal baginya hanya sebatas motif ekonomi. Semisal perampokan atau pembunuhan orang tertentu untuk mendapatkan materi.

Polisi pun kewalahan. Mereka kesulitan karena tak biasa bertempur di pegunungan.

“Apalagi jumlahnya terbatas. Akhirnya banyak saudara kita ini jadi korban,” terangnya.

Bang Yos juga menilai pelabelan teroris terhadap KKB juga tidak tepat.

Sebab, teroris terkait masalah ideologis atau kepercayaan. Siapa saja yang tidak sepaham akan dihabisi, bukan ingin merdeka.

Menurutnya, yang dilakukan KKB selama ini adalah menghabisi warga sipil dan TNI/Polri di Papua

BACA JUGA: Jurus Tanpa Bayangan PKS Dekati Partai Ummat, Amien Rais Bisa...

Selain itu, juga melakukan pembakaran sekolah-sekolah, membunuhi beberapa guru. 

“Itu kan jelas politis karena di dalam sekolah guru itu mengajak muridnya untuk mencintai Pancasila dan NKRI,” ucap dia. (jpnn)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Agus Purwanto

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2022 by GenPI.co