Jokowi Harus Minta Maaf ke Rakyat 

07 Desember 2020 20:20

GenPI.co - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) Mardani Ali Sera mendesak Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta maaf ke publik. 

Hal itu menyusul ditetapkannya dua menteri dari Kabinet Indonesia Maju menjadi tersangka kasus dugaan korupsi.

BACA JUGA: Titah Jokowi untuk Para Menteri, Sikat Habis!

"Dua pekan berturut-turut menteri jadi tersangka korupsi. Pak Jokowi sebagai presiden yang mengangkat perlu minta maaf ke publik. Tidak bisa hanya menyatakan dari awal jangan korupsi," kata Mardani dalam keterangannya, Senin (7/12).

Mardani mengatakan, penetapan dua menteri sebagai tersangka korupsi ini juga perlu membuat Jokowi mewaspadai dan mengkaji ulang sejumlah kebijakan penanganan pandemi Covid-19.  

Misalnya seperti pemberian imunitas lewat Undang-undang Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19.

"Keresahan dan masukan dari masyarakat perlu didengarkan lebih dalam, soal poin-poin imunitas yang dipersoalkan. Seperti biaya yang dikeluarkan tidak dapat dikatakan sebagai kerugian negara sampai segala tindakan termasuk keputusan yang diambil berdasarkan Perppu tersebut tidak bisa digugat," kata Mardani.

Diketahui, dua menteri dari Kabinet Indonesia Maju ditetapkan sebagai tersangka dalam dua kasus berbeda. Pertama, Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

BACA JUGA: Amarah Din Syamsuddin Mendengar Menteri Korupsi Bansos, Ngeri!

Edhy dijerat sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster atau benur. Menteri kedua, Jualiari sebagai Menteri Sosial sebagai tersangka kasus suap dan bantuan sosial (bansos) covid-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Cahaya Reporter: Andi Ristanto

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co