Pengamat Top Sebut Jokowi Tahu Dalang Pembunuhan 6 Laskar FPI

19 Maret 2021 11:20

GenPI.co - Pengamat politik Rochendi mengatakan bahwa apa yang disampaikan politikus senior Amien Rais bersama dengan Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) enam Laskar FPI saat bertemu dengan Presiden Jokowi merupakan representasi dari perasaan umat Islam.

“Ada rasa ketidakadilan dan lain-lain, nah, itu yang dituntut oleh umat Islam,” ujarnya kepada GenPI.co, belum lama ini.

BACA JUGAFerdinand Sindir Amien Rais, Kata-Katanya Menohok Banget!

Rochendi menilai bahwa Amien paham kondisi tersebut dapat menjadi api dalam sekam yang bisa melengserkan kekuasaan Presiden Jokowi di tengah jalan.

“Indikasi itu Pak Amien Rais tahu dan sudah melihatnya. Itu tinggal menunggu hitungan waktu saja. Ada suatu kekuatan yang kita tak bisa lihat bahwa bangunan yang menopang Jokowi itu satu per satu diruntuhkan oleh orang-orang di sekitarnya,” katanya.

Pengajar di Universitas Nasional itu menyarakan jika Presiden Jokowi ingin selamat, sebaiknya ungkap dalang di balik pembunuhan enam Laskar FPI itu.

“Itu sebenarnya perintah siapa? Apakah itu institusi Polri atau di luar Polri? Ungkap saja, walaupun ada orang yang dijadikan martir, dikorbankan, lakukan saja untuk menyelamatkan posisi presiden,” paparnya.

Rochendi memaparkan bahwa dari gestur tubuh yang ditampilkan, publik akan tahu jika Presiden Jokowi sedang berbohong atau tidak.

“Kita akan tahu bahwa dia melakukan sesuatu tak sesuai dengan nuraninya dan ada kekuatan yang mengendalikan dia dari belakang,”

Menurut Rochendi, wajar jika Amien Rais turut menyuarakan hal tersebut. Sebab, Amien Rais dianggap sebagai tokoh politik senior yang berangkat dari kalangan Islam.

BACA JUGAAkademisi Top Beber Fakta Amien Rais Sukses Lakukan Kudeta, Kaget

“Dia menggunakan isu pembunuhan enam Laskar FPI untuk menyampaikan hal yang benar-benar ingin dia sampaikan. Ini sebenarnya proses bargaining, dia minta Presiden Jokowi melakukan sesuatu, jika tidak, akan ada akibatnya,” ungkapnya. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co