Yuk Menyusuri Destinasi Wisata Sepanjang Palembang-Pagar Alam

Kebun bunga dengan latar glamping yang sedang dibangun berada di Green Paradise, Lahat (foto: Robby Sunata)
Kebun bunga dengan latar glamping yang sedang dibangun berada di Green Paradise, Lahat (foto: Robby Sunata)

GenPI.co— Provinsi Sumatra Selatan tidak hanya punya destinasi wisata Kota Palembang dan Kota Pagar Alam, tapi ada sejumlah tempat lain yang memesona.

Destinasi lain itu, lokasinya berada di antara dua kawasan strategis pariwisata nasional tersebut.

Keberadaan sejumlah tempat wisata ini, sekaligus bisa membuat perjalanan panjang kamu lebih menyenangkan, dari Kota Palembang ke Pagar Alam. Maklum jarak tempuh kedua kota ini sekitar 300 kilometer. Cukup jauh khan?

Baca juga: Mudik Lintas Sumatra, Jangan Lupa ke Palembang dan Pagar Alam Ya

Berikut destinasi yang terbentang antara Palembang dan Pagar Alam:

Palembang

Sebelum memulai perjalanan di pagi hari, sebaiknya kamu sarapan dulu di mi Celor 26 Ilir. Kendaraan roda empat yang akan membawamu menjelajahi Sumatra Selatan dapat dicari dengan mudah di kota terbesar kedua di pulau sumatra ini. 

Setelah sarapan kamu akan memulai perjalanan dengan melalui jembatan Ampera lalu bergerak ke arah barat menuju jalan antarkota yang dimulai di daerah Kertapati. Disini petualangan secara resmi dimulai, semangat! 

Indralaya

Kota perhentian pertama adalah Indralaya. Setelah sekitar dua jam berkendara melalui jalan non-tol, kamu akan tiba di kota yang tumbuh pesat setelah menjadi pusat perkuliahan Universitas Sriwijaya. 

Sejak pertengahan tahun 1990-an universitas Sriwijaya membawa kampus kedua mereka di luar kota Palembang, tepatnya di Indralaya, mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia pun tumplek di Indralaya.

Di sini, kamu bisa berfoto sejenak di rektorat Unsri sebelum melanjutkan perjalanan. 

Prabumulih 

Prabumulih pernah dikenal sebagai kota penghasil nanas terbesar di Sumatra Selatan. Walau itu sudah lama berlalu, namun kamu masih bisa mendapatkan jejak nanas itu dalam sebuah bolu nanas khas Prabumulih. 

Bolu nanas ini ditawarkan oleh toko roti Galeri Darrel yang bisa kamu temukan di jalan Krakatau, di seberang rumah dinas walikota Prabumulih. 

Bolu ini bisa menemani perjalananmu selanjutnya dan bisa menjadi buah tangan yang tepat saat pulang nanti. 

Prabumulih juga adalah kota bersejarah dalam industri migas Indonesia. Beberapa tambang minyak pertama dan terbesar di Sumatra ditemukan di daerah di sekitar Prabumulih. 

Minyak mentah itu lalu disalurkan melalui jaringan pipa dari Prabumulih ke Plaju, kita kilang minyak di sebelah timur Palembang. 

Indralaya ke Prabumulih memakan waktu sekitar satu jam. 

Muara Enim

Setelah menempuh dua jam perjalanan dari Prabumulih, ada kota Muara Enim. Bila kamu melintas di kota ini di awal tahun maka berbagai gerai buah-buahan bermunculan di tepi jalan, yang menawarkan duku, durian, manggis, dan nanas yang bisa dijadikan bekal perjalanan dan buah tangan. 

Kamu bisa mampir makan siang di Pondok Pindang bu Sri yang berada sedikit di luar kota muara Enim, di jalan menuju kota Lahat. 

Pondok Pindang bu Sri berada di pinggir jalan yang ternyata adalah tebing. Makan di sini kamu akan disuguhi pemandangan persawahan yang dikelilingi hutan di tepiannya. 

Lahat 

Selesai beristirahat di Muara Enim, perjalanan selama dua jam akan membawa traveler ke kota Lahat. 

Kota ini berada di tepian dataran tinggi besemah dan menjadi kota dimana traveler akan menginap. 

Melanjutkan perjalanan ke Pagar Alam setelah langit gelap, tidak disarankan bagi mereka yang baru pertama kali melintasi jalur ini. Lebih baik bersantai dan menikmati perjalanannya daripada terburu-buru. 

Lahat memiliki satu hotel bintang tiga dan beberapa hotel bintang satu yang bisa kamu pilih. 

Hotel yang berada di daerah pusat kota di dekat stasiun kereta api bisa menjadi pilihan utama karena menyediakan beberapa tempat makan malam hari. 

Keesokan harinya, traveler bisa menjelajahi destinasi wisata di Lahat, seperti situs megalitik Batu Macan, wisata air green canyon, dan air terjun Buluh yang bertingkat-tingkat. 

Pagar Alam

Puas berwisata di Lahat, perjalanan dilanjutkan ke tujuan terakhir yaitu kota Pagar Alam. Dari air terjun Buluh perjalanan dilanjutkan selama satu jam untuk mencapai kota pegunungan yang sejuk ini. 

Malam pertama akan kamu habiskan dengan menginap di salah satu vila yang berada di kaki gunung Dempo. Vila-vila ini dikelilingi oleh perkebunan teh luas. pagi hari akan menjadi pemandangan terbaik yang traveler lihat selama perjalanan ini. 

Hamparan kebun teh sejauh mata memandang dengan gunung Dempo di ujungnya. 

Setelah siang, kamu bisa berkeliling mengunjungi air terjun embun dan mangkok di dekat kebun teh dan taman wisata konservasi bernama Green paradise dimana kamu bisa berendam di air dingin yang menyehatkan. 

Sudah siap menyusuri ragam destinasi sepanjang Palembang dan Pagar Alam? 

Yuk Menyusuri Destinasi Wisata Sepanjang Palembang-Pagar Alam
Bolu nanas yang nikmat (foto: Robby Sunata)

Reporter: Robby Sunata

Redaktur: Linda Teti Cordina

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER