Yuk, Wisata Religi ke Museum Bayt Al Quran

Koleksi yang berada di Museum Bayt Al Quran Jakarta
Koleksi yang berada di Museum Bayt Al Quran Jakarta

GenPI.co - Mengenal sejarah Al Quran mulai dari tulisan tangan hingga ke percetakan, itulah hal yang bisa traveler ketahui saat mengunjungi Museum Bayt Al Quran, yang ada di Kompleks Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Disana terdapat berbagai jenis koleksi Al Quran yang bisa kita pelajari sejarahnya.

Diketahui, koleksi Al Quran terlama yang berada di museum ini dimulai dari abad ke 19 hingga abad ke 21. Disini, pengunjung bisa mengenal sejarah Islam di Nusantara.

"Harapan saya, melalui museum ini menjadi salah satu wadah edukasi bagi umat muslimin untuk lebih mengenal lagi penyebaran Al Quran di Indonesia ya khususnya." Ujar Muhammad Luthfi, Pemandu Museum Bayt Al Quran dan Museum Istiqlal.

Luthfi juga mengatakan, lebih dari 10 ribu benda seni yang bisa dinikmati pengunjung maupun untuk kepentingan riset. Bayt Al Quran menghadirkan beragam seni mushaf baik dari dalam maupun luar negeri. 

Yuk, Wisata Religi ke Museum Bayt Al Quran
Salah satu koleksi di Museum Bayt Al Quran, Jakarta

Materi dari Bayt Al Quran ini terkumpul dari koleksi di Kementerian Agama dan Yayasan Festival Istiqlal, kemudian ada pula kerjasama dengan perpusnas dan museum daerah, selain itu terdapat sumbangan baik lembaga atau pun perorangan dan seniman-seniman dalam dan luar negeri mulai dari Nusantara, Singapura, Brunai, Tukri, dan lain-lainnya.

Terdapat beragam koleksi mushaf seperti Mushaf Istiqlal, Mushaf Wonosobo, Mushaf Sundawi, Mushaf Pusaka, ada juga untuk Mushaf Braile yang diperuntukkan untuk difabel, kemudian Mushaf Istanbul yang merupakan hadiah dari Turki, dan ada juga Kaligrafi.

Baca juga:

Mantap Jiwa, Surabaya Bakal Bangun Museum Olahraga

Hai Milenial, Yuk Intip Keanekaragaman Hayati di Museum Munasain

Moto Moto, Museum Selfie Karya Boy William

Museum Bayt Al Quran ini didirikan pada tahun 1991, kemudian pada tanggal 20 April 1997 museum Bayt Al Quran ini diresmikan oleh Presiden H.M Soeharto, di masa akhir jabatannya.

Museum ini buka setiap hari, terkecuali hari Senin. Mulai pukul 09.00-17.00 WIB, jika pengunjung ingin mengunjungi museum hingga saat ini tidak ada pengumutan biaya alias gratis.


Simak juga video ini:


Reporter: Annissa Nur Jannah

Redaktur: Maulin Nastria

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER