Stories: Share your traveling moment!

Ada Nuansa Jepang di Batu Flower Garden

Jawa Timur bertabur destinasi wisata. Setiap kabupaten memiliki potensi wisata dan kebudayaannya masing masing. Di Kota Batu, Malang, ada destinasi wisata dengan konsep a la milenial. Namanya Batu Flower Garden.

Destinasi wisata yang terletak di Oro-Oro Ombo, Kehutanan, Kec. Batu, Kota Batu, ini merupakan salah satu pionir wisata kekinian di sekitar Malang, bahkan Jawa Timur. Kreativitas masyarakat memanfaatkan kontur alam dan merubahnya menjadi wisata milenial patut untuk diacungi jempol.

Wisata yang telah dibuka sejak akhir tahun 2016 ini langsung booming dan diserbu oleh berbagai pengunjung berbagai usia. Di Batu Flower Garden kamu dapat menjumpai berbagai spot selfie kekinian seperti taman bungan, rumah hobit, sepeda terbang, bukit “i Love You”, dan sebagainya.

Yang paling anyar adalah wisata bergaya Jepang lengkap dengan salju, pohon sakura dan gerbang khasnya. Di sudut Jepang ini, para pengunjung dapat berfoto dengan latar seperti musim dingin ketika berada di Jepang. Kreativitax pengelola yang memanfaatkan dakron/kapas untuk membuat efek salju membuat spot ini langsung menjadi favorit bagi para pengunjung.

Milla Ulvy, seporang pengunjung dari Nganjuk mengaku sangat tertarik dengan spot foto bergaya Jepang itu. Tak mau kehilangan momen, ia pun berfoto di tempat itu.

“Pertama tertarik itu ya lihat di instagram foto foto teman-teman disini dan ternyata, kok bagus. Yah udah, waktu liburan akhir tahun ini aku sempetin ke sini”papar Milla kepada Kontributor GenPI.co belum lama ini.

Pengunjung  yang ingin berfoto di setiap spot yang ada, dikenakan biaya per spot yang berkisar antara 10 - 30.000. Atau, langsung bisa beli paketan untuk seluruh spot dengan biaya Rp. 60.000/paket.

Di kawasan Bukit Batu Flower Garden juga terdapat air tejun alami.  Namanya Coban Rais. Air terjun ini dapat dicapai dengan berjalan kaki sekitar 30 menit dari parkiran atas.

“Dahulu Coban Rais ini sepi pengunjung. Makanya kita cari akal untuk membuat kawasan ini menjadi ramai sehingga tercetuslah ide dibikin spot selfie seperti sekarang ini,” ujar salah satu penjaga loket di tempat itu.

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS