Pulau Terkulai Nan Indah di Kepri

 Mercusuar dengan ketinggian 70 meter di Pulau Terkulai.
Mercusuar dengan ketinggian 70 meter di Pulau Terkulai.

GenPI.co - Kala akhir pekan tiba. Membuang penat yang ada. Berkunjunglah ke pulau yang berada tak jauh dari Kampung Bugis dan Busung, Kepulauan Riau. Pulau itu bernama Pulau Terkulai. Air laut yang jernih dan jauh dari kebisingan.

Di pulau ini bisa menikmati keindahan pantai dengan hamparan pasir putih. Yang mencari  keheningan sambil mendengar suara deru ombak dan angin pantai, cocok untuk ke sini. Untuk mencapai Pulau Terkulai, bisa menggunakan kapal atau perahu. Juga bisa menyewa di jasa penyewaan atau juga bisa ikut tour yang disediakan. Misalnya di Cafe Telok Diraja, Busung.

Uniknya di Pulau Terkulai terdapat mercusuar dengan ketinggian 70 meter. Bangunan menara untuk membantu navigasi kapal laut ini dibangun oleh Kementerian Perhubungan. Bentuknya pun beda dari mercusuar yang pernah ada di Indonesia, seperti di Belitung. Biasanya yang kita lihat berbentuk lingkaran, namun di sini berbentuk persegi.

Baca juga: Pulau Ranoh, Surga Dunia yang Tersembunyi di Kepri

“Ini dibangun beda dari bentuk mercusuar yang pernah ada. Bentuknya segi empat. Cuma ada tiga. Satu di Terkulai. Yang lainnya ada di Pulau Tunjuk dekat Batam dan Pulau Murder,” ujar Syaiful, Teknisi menara mercusuar Terkulai saat ditemui, Selasa (26/3/2019).

Syaiful mengatakan mercusuar ini baru selesai dikerjakan. Namun, belum diresmikan. Jadi, bagi yang ingin masuk dan naik ke atas belum diperbolehkan.

“Ada delapan lantai. Untuk saat ini masih menggunakan tangga. Rencana akan dibuat lift. Saat naik ke atas kita bisa melihat Kota Tanjungpinang, Busung, Tanjung Uban dan Pulau Penyengat. Pemandangan kapal dan para nelayan berlalu lalang,” tambahnya.

Tidak ada pemukiman di Pulau ini. Yang ada hanya Syaiful dan teman-teman yang bergantian berjaga. Terdapat beberapa rumah di pinggiran pantai dan itu hanya disinggahi sebentar saja.

Jika datang ke sini, perlu persiapan yang matang. Apalagi berencana untuk berkemah. Seperti menyiapkan konsumsi, karena tidak ada yang berjualan.

“Kemarin itu ada juga yang kemping di sana. Kita antar dan jemput. Ada sekitar 20 orang. Bawa alat-alat kemping. Pergi jam satu siang, besoknya kita jemput jam tiga sore,” pungkas Zulfadli, pemilik Cafe Telok Diraja.

Jika mengikuti perjalanan bersama Zulfadli, biaya yang dikeluarkan ke pulau privat ini sekitar Rp 50 ribu. Sedangkan untuk berkemah dikenakan tarif Rp 100 ribu. 

Tertarik berkunjung? Yuk!

LIBURAN MEWAH DI PULAU RANOH, NONTON VIDEO DI BAWAH INI....




Redaktur : Cahaya

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER