Rayakan Usia 30 Tahun, Ayo Traveling Sendiri

Ada baiknya kamu traveling sendiri saat merayakan usia 30 tahun. Banyak manfaat yang bisa didapat. (Foto: Elements Envato)
Ada baiknya kamu traveling sendiri saat merayakan usia 30 tahun. Banyak manfaat yang bisa didapat. (Foto: Elements Envato)

GenPI.co - Usia 30 tahun adalah titik yang unik. inilah saat seseorang menyadari bahwa dirinya tidak muda lagi. Tidak ada waktu lagi banyak bermain seperti ketika masua usia dua puluhan. Kata orang, masuk kepala tiga artinya, harus semakin mengencangkan ikat pinggang dan bekerja ekstra untuk masa depan. 

Kamu yang sudah sebentar lagi masuk usia 30 tahun,  akan memasuki fase hidup baru. Untuk merayakannya, ada baiknya sedikit bersenang-senang. Salah satu yang bisa kamu lakukan adalah traveling. Namun, lakukan seorang diri saja, jangan ajak orang lain.

Pertanyaannya, kenapa? Inilah alasan kenapa kamu harus melakukan itu.

Baca juga:

Ternyata Millennial Lebih Suka Traveling Dibandingkan Seks 

Kala Darius Sinathrya dan Keluarga Traveling ke Ruteng 

Di Ruteng, Donna Agnesia Puji Keindahan Gereja Katedral 

Pertama, Kamu akan menyadari bahwa kamu memiliki jiwa petualang melebihi yang kamu kira selama ini. Begitu kamu tiba di tempat liburan, sendirian, kamu bisa melakukan apa saja yang kamu mau, termasuk mencoba hal-hal baru yang sebelumnya tidak pernah terbayang akan kamu coba. Berlatih surfing atau memanjat dinding adalah salah satunya. Hal lainnya adalah mencoba menyelami kebudayaan lokal.

Kedua, kamu tidak akan pernah merasa sendiri. Saat berada di tempat liburan, kamu akan bertemu banyak orang, laki-laki dan perempuan, yang mungkin karena satu dan lain hal mulai melakukan tegur sapa yang berlanjut dengan pembicaraan yang menyenangkan.

Hal yang perlu diketahui adalah, saat kamu bertemu dengan turis lain di suatu tempat wisata, kalian memiliki minimal satu kesamaan, misalnya sama-sama menyukai pantai, atau menyukai pegunungan, itulah kenapa pada akhirnya kalian bisa bertemu. Satu kesamaan akan berlanjut menjadi pertemanan dan kamu tidak akan pernah sendirian.

Ketiga, kamu akan belajar menikmati kesendirian. Saat bepergian sendiri, duduk di tepi tebing atau berjalan di pantai, panca indra kamu akan menerima banyak stimulan, membuat kamu banyak memerhatikan dan berpikir, menimbang ini dan itu. Tersenyum melihat ayah dan anak bermain di pantai atau pasangan lanjut usia yang masih tampak mesra. Itu akan memberi kamu banyak masukan untuk menjalani hidup dan hal-hal seperti hanya akan bisa kamu dapatkan saat kamu sendirian dan memperhatikan.

Kamu akan merasakan tempat wisata secara berbeda saat sendirian. Bepergian dalam kelompok memang menyenangkan, namun punya teman bicara saat berjalan-jalan akan membuat kamu luput memerhatikan keindahan dan rinciannya. Bepergian sendirian akan membuat kamu lebih memerhatikan lingkungan sekitar dan menikmatinya secara maksimal.

Kamu akan mempelajari hal baru. Terdengar klise memang, namun saat berjalan sendirian kamu bisa membuat keputusan tanpa kuatir akan menyakitkan orang lain dan sebaliknya. Kamu tidak perlu mengorbankan keinginan kamu karena tidak enak hati dengan teman seperjalanan.

Kamu merdeka untuk mencoba banyak hal yang pada akhirnya memberi kamu banyak pengalaman baru dan ilmu baru. Misalnya belajar membatik di Yogyakarta atau belajar membuat perhiasan logam di Ubud. 

Simak juga video berikut


Reporter: Robby Sunata

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER