Berdasarkan survei sebuah lembaga asal Inggris, Royal Society for Public Health (RSPH) pada tahun 2017

Foto Traveling di Medsos Bisa Ganggu Mental?

(Foto: Pexel)
(Foto: Pexel)

Media sosial yang kini fiturnya semakin beragam menjadi alat untuk mengekspresikan gagasan dan perasaan. Namun di balik segala kemudahan dan dampak positifnya, para pengguna media sosial tidak menyadari bahwa aktivitas mereka bisa berpengaruh pada kesehatan mental.

Sebuah lembaga asal Inggris, Royal Society for Public Health (RSPH) pada tahun 2017 merilis laporan survei mengenai efek media sosial terhadap kondisi kejiwaan anak-anak muda usia 14-24 tahun bertajuk #StatusOfMind. Dari 1.479 responden asal Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara lembaga ini menghimpun opini mayoritas bahwa Instagram merupakan media sosial yang paling buruk dampaknya bagi kesehatan mental.

Beradasarkan laporan survei ini, postingan foto-foto liburan atau traveling seseorang juga bisa memicu rasa iri dan perilaku membanding-bandingkan dalam diri para pengguna. Bukannya menjadi sumber inspirasi dan motivasi, sejumlah postingan terkait traveling  justru mengakibatkan rasa putus asa bagi mereka yang tidak bisa mengikuti gaya hidup serupa dan menilai hidupnya sendiri tidak semenyenangkan hidup orang-orang yang diamati di Instagram. 

Tidak hanya itu, visual-visual yang banyak ditampilkan di Instagram dengan sendirinya membentuk standar ideal terhadap bentuk tubuh atau kecantikan. Berbagai postingan foto-foto selebritis,  produk kecantikan, dan representasi gaya hidup sejumlah tokoh memicu sebagian besar anak-anak muda untuk mengikuti tren tersebut.

Hal tersebut membuat 7 dari 10 responden merasa bahwa Instagram membuat penggunanya menilai rendah gambaran tubuh mereka sendiri. Sebagian besar dari mereka merasa cemas dan depresi akibat membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain.

Di samping itu, kecemasan akan ketinggalan tren atau isu-isu yang tengah marak diperbincangkan juga menjadi dampak buruk Instagram lainnya. Hal ini dikenal dengan FOMO alias fear of missing out. Dampak negatif instagram lainnya adalah kecanduan mengamati instagram ya g menyebabkan kurangnya waktu tidur dan memicu stress.

Selain Instagram yang dinyatakan buruk bagi kesehatan mental, laporan RSPH juga manganalisa dampak platfform media sosial lainnya. Youtube menempati posisi paling unggul dan dinyatakan lebih banyak memberi efek plus, diikuti Twitter, Facebook, dan Snapchat. Menurut laporan RSPH yang dilansir Time, Youtube menawarkan berbagai informasi yang dapat mereduksi level depresi, kecemasan, dan perasaan kesepian para penggunanya. Meski demikian, sama seperti efek yang ditimbulkan Instagram, Youtube juga menyebabkan gangguan tidur bagi para penggunanya.

Reporter: Yasserina Rawie

Redaktur: Paskalis Yuri Alfred P



RELATED NEWS

KULINER

My Trip Story

Oleh:
Anggi Agustiani
Reporter