Drone Buatan Israel Awasi Penduduk Singapura

Staf Airbotics, yang tengah mengembangkan drone untuk uji coba bersama polisi Singapura dalam upaya menekan penyebaran COVID-19, bekerja di pusat pengembangan perusahaan, di Petah Tikva, Israel, 4 Agustus 2020. (Foto: Reuters)
Staf Airbotics, yang tengah mengembangkan drone untuk uji coba bersama polisi Singapura dalam upaya menekan penyebaran COVID-19, bekerja di pusat pengembangan perusahaan, di Petah Tikva, Israel, 4 Agustus 2020. (Foto: Reuters)

GenPI.co - Pandemi Corona membuat seluruh dunia menerapkan aturan jarak sosial. Termasuk negara tetangga Singapura yang melibatkan teknologi tinggi dalam implementasi aturan tersebut.

Otoritas setempat diberitakan telah menguji coba drone  untuk membantu mengawasi kebijakan jaga jarak sosial di negara itu. Pesawat tersebut dikembangkan oleh perusahaan asal Israel, Airobotics. 

BACA JUGA: Hilal Vaksin COVID-19 Tampak di Rusia, Oktober Imunisasi Massal

Drone tersebut memiliki bobot 10 kg dan diprogram untuk melacak anomali seperti kerumunan warga dan mengirimkan rekamannya ke polisi.

CEO Airobotics, Ran Krauss mengungkapkan, drone tersebut mendapat izin untuk terbang di atas kota metropolitan untuk melakukan tugasnya. Hal itu setelah uji coba tiga setengah bulan di atas kawasan industri di barat Singapura.

loading...

“Pandemi menciptakan situasi yang mungkin menyulitkan polisi untuk bekerja secara normal," kata Krauss kepada Reuters, dikutip Sabtu.

Badan Sains dan Teknologi Singapura, Home Team Science & Technology Agency (HTX), mengatakan telah menguji coba drone tersebut dengan polisi.

Senior insinyur HTX, Low Hsien Meng, mengatakan drone tersebut dapat menentukan lokasi dan memperbesar area yang mungkin tidak terlihat oleh petugas saat berpatroli di dalam kendaraan.(*)


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING