Rusia Bikin Vaksin Corona Seperti Buat Bom Molotov

Uji coba vaksin coroba buatan Rusia. Foto: Antara
Uji coba vaksin coroba buatan Rusia. Foto: Antara

GenPI.co - Sejumlah ahli kesehatan meragukan vaksin corona buatan Rusia, karena dinilai terlalu cepat. Bahkan vaksin buatan Rusia itu mendapat julukan bom molotov.

Salah satu yang curiga adalah mantan Komisaris Asosiasi Makanan dan Obat Amerika Serikat, Food and Drug Administration (FDA) Peter Pitts. Alasannya, tidak ada data dan transparansi dari Rusia soal proses pembuatan vaksi ini.

BACA JUGA: Seorang Pasien Covid-19 Berkeliaran, Negara Ini Langsung Lockdown

Apalagi di Negeri Beruang Merah itu juga tidak ada lembaga sekelas FDA seperti di Amerika.  “Dan Rusia memiliki sejarah menyetujui obat dan vaksin dengan sedikit atau tanpa pengujian,” kata Pitts.

“Ini bukan vaksin dan lebih condong ke bom molotov pada saat ini, yang sebenarnya tidak kita butuhkan dalam pertempuran global melawan Covid-19,” imbuhnya.

loading...

Pitts berharap, vaksin Covid-19 akan dikembangkan untuk demografi yang berbeda. “Malu rasanya jika kami membiarkan pengembangan vaksin yang tidak solid dan berbasis sains,” kritiknya terhadap Rusia.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah memperingatkan Rusia untuk melalui seluruh tahapan demi menjamin keamanan vaksin.

Respons berbeda diutarakan Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Ia justru memuji usaha Rusia mengembangkan vaksin Covid-19. Meski banyak pihak meragukan vaksin tersebut, Duterte bersedia menjadi relawan uji coba.


Redaktur : Cahaya

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Ootd Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING