Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Termasuk 62 Bayi, Ratusan Migran Terombang-ambing di Laut Libya

Ilustrasi-Imigran menaiki sampan karet saat mereka diselamatkan oleh penjaga pantai Libya di Laut Mediterania, lepas pantai Libya, 15 Januari 2018. Foto: REUTERS/Hani Amara.
Ilustrasi-Imigran menaiki sampan karet saat mereka diselamatkan oleh penjaga pantai Libya di Laut Mediterania, lepas pantai Libya, 15 Januari 2018. Foto: REUTERS/Hani Amara.

GenPI.co - Sebanyak 370 migran dan pengungsi telah diselamatkan di lepas pantai Libya oleh kapal kemanusiaan Ocean Viking, pada Sabtu (23/1/2021).

SOS Mediterranee mengatakan bahwa 370 orang telah diselamatkan di perairan internasional 28 mil laut (52 km) dari pantai Libya.

BACA JUGA: 12 Jet Tempur China Teror Taiwan, Reaksi AS Bak Pahlawan!

“Mayoritas orang di atas perahu karet yang dapat ditiup ditemukan mabuk oleh asap minyak. Mereka berasal dari Guinea, Sudan dan Sierra Leone," demikian pernyataan SOS Mediterranee, seperti dilansir dari Aljazeera, Senin (25/1/2021).

Ocean Viking kemudian menjemput para migran tersebut di dua perahu setelah mendapat sinyal SOS, termasuk 62 bayi, bahkan salah satunya baru berusia sebulan.

Sebagai informasi, laut Libya saat ini memang bertindak sebagai pintu gerbang utama bagi para migran dan pengungsi Afrika yang berharap untuk mencapai Eropa.

Penyelundup manusia yang berbasis di Libya meluncurkan kapal, banyak dari mereka perahu karet tipis atau perahu nelayan reyot, penuh sesak dengan para migran yang berharap mencapai pantai Eropa untuk mencari suaka.

Rute Mediterania tengah digambarkan oleh UNHCR sebagai rute migrasi paling berbahaya di dunia, tercatat satu dari enam orang yang meninggalkan pantai Afrika Utara meninggal.


BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Before After Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING