Begini Cara Bikin Kulit Tepung Gomak dan Kole-kole Khas Penyengat

Pulau Penyengat memiliki kekayaan kuliner yang besar. Kekayaan tersebut merupakan warisan Kerajaan Riau-Lingga yang pernah berdiri di daerah itu. Dua di antaranya adalah Kulit Tepung Gomak dan Kole-kole. Kue khas Penyengat itu  menjadi materi lomba kuliner dalam Festival Penyengat 2019, Minggu (17/2) lalu.

Lantas bagaimana membuat kuliner tersebut? Dilansir dari beberapa sumber, Kulit Tepung Gomak dibuat dari adonan tepung ketan yang ‘diuli’ dengan air dan garam. Kacang hijau disangrai, dibuang kulitnya, dan ditumbuk halus.

Untuk isiannya, kelapa parut dimasak bersama gula merah dan gula pasir hingga kental. Kulit ini lalu dibentuk bulatan dan diisi racikan gula merah itu. Berikutnya, rebus Tepung Gomak dalam air panas. Terakhir, masukan dalam tumbukan kacang hijau.

Foto: Melalui Lomba, Festival Penyengat 2019 Restorasi Kuliner Kerajaan Riau

Sementara Kole-Kole terbuat dari bahan baku kacang hijau, tepung beras, santan kelapa, dan gula merah. Cara membuatnya mudah, yaitu diawali menyangrai kacang hijau lalu dipisahkan dari kulitnya. Kacang hijau ini lalu ditumbuk jadi tepung. Berikutnya, dicampur tepung beras dan diaduk dengan air dingin. Lalu, didiamkan beberapa saat.

Setelah itu,  siapkan campuran gula merah dan air yang dimasak sampai mendidih. Cairan ini lalu disaring dan dicampurkan santan dan dimasak sampai keluar minyaknya. Bila santan pecah minyak, angkat dan dicampur tepung kacang hijau dan beras. Campuran adonan ini lalu dimasak sampai mengental dan masukan dalam cetakan atau loyang. Selagi panas, olesi dengan endapan minyak kelapa.

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER