Sama-sama dari Palembang, Ini Bedanya Pempek Ikan dan Pempek Dos

Pempek Dos Lorong Beca di Palembang. (Foto: Rooby)
Pempek Dos Lorong Beca di Palembang. (Foto: Rooby)

GenPi.co - Bicara pempek Palembang tidak ada habis-habisnya, mulai dari pempek yang sudah berjualan lama sekali sampai warung pempek terkini. Nah kali ini ada pempek yang populer sekali karena rasanya enak, suasananya yang unik, dan namanya yang menarik. Perkenalkan, Pempek Dos Lorong Beca.

Pempek Lorong Beca pertama kali populer sekitar 20 tahun yang lalu. Saat itu kebanyakan warung pempek menjual pempek ikan, namun pempek Lorong Beca menawarkan pempek Dos.

Pempek Dos sudah lama dikenal di Palembang tapi hanya dimasak di masing-masing rumah untuk konsumsi pribadi, kalau pun ada yang menjual, skalanya kecil hanya di lingkungan masing-masing.

Alien awalnya menjual kwetiau di rumahnya yang berada di sebuah Lorong di ujung timur Jalan Masjid Lama. Bersama kwetiau dia juga menjual pempek Dos. Namun ternyata pempek Dos dagangannya yang paling diminati.

Baca juga: Menikmati Wisata Malam Pedestrian Sudirman Palembang

Sama-sama dari Palembang, Ini Bedanya Pempek Ikan dan Pempek DosPempek Dos. Foto: Rooby

Berbeda dengan pempek ikan yang dibuat dari adonan sagu dan daging ikan, Pempek Dos adalah pempek yang dibuat dari adonan sagu dan umak gandum. Pada saat digoreng, kulit pempek Dos  bergelembung yang gelembungnya lalu meletus dan mengeluarkan suara ‘dos’ dari situlah pempek Dos mendapatkan namanya.

Walau tanpa ikan Pempek Dos tetap terasa enak dan paling pas dimakan saat masih panas. Di warungnya Alien menyediakan pempek Dos isi telur, tahu, pepaya muda, dan ebi yang dibuat sendiri oleh Alien. Alien yang kini berusia lebih dari 60 tahun masih menjaga sendiri warungnya, ditemani oleh keponakan dan beberapa pelayan.

Bagi traveler yang gemar sejarah atau suasana vintage, pempek Dos Lorong Beca adalah tempat yang tepat. Bagian bawah rumah yang dijadikan warung masih melestarikan interior dan eksterior masa lalu khas kaum peranakan. 

Bahkan namanya yang unik pun menyimpan cerita menarik. “dulu kata kakek di sebelah bagian muka Lorong ini banyak berjejer becak,” cerita Alien bersemangat “becaknya yang ditarik, kayak yang di Hong Kong, makanya orang menyebut ini Lorong Beca,” lanjutnya. 

Pempek enak dengan tempat yang penuh cerita dan bersejarah cukuplah menjadi alasan bagi traveler untuk mampir ke sini, yuk.

Reporter: Robby Sunata

Redaktur: Cahaya

RELATED NEWS

My Trip Story

Oleh:
Mia Kamila
Reporter
Mia Kamila

KULINER