Soal Isu Jabatan Presiden 3 Periode, Pengamat: Kontraproduktif

Soal Isu Jabatan Presiden 3 Periode, Pengamat: Kontraproduktif - GenPI.co
Soal Isu Jabatan Presiden 3 Periode, Pengamat: Kontraproduktif - Ilustrasi. (Foto: Ricardo/JPNN.com)

GenPI.co - Isu jabatan presiden 3 periode hingga saat ini masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat luas. 

Hal itu pun mendapat respons dari banyak pihak, salah satunya pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah. 

"Isu jabatan presiden 3 periode saat ini lebih terkesan kontraproduktif," ujar Trubus kepada GenPI.co, Minggu (5/12). 

BACA JUGA:  Banjir Jakarta Meresahkan, Ancaman Proyek Sumur Resapan Terkuak

Tentu bukan tanpa alasan Trubus menyebut isu jabatan presiden 3  periode tidak menguntungkan. 

Sebab, kata Trubus, Presiden Joko Widodo alias Jokowi sudah terang-terangan menolak wacana jabatan presiden sebanyak tiga kali. 

BACA JUGA:  Anggaran Sumur Resapan Jakarta Terkuak, Anies Bisa Tersudut

"Presiden sudah nggak mau, jelas ingin mengadakan Pemilu serentak pada 2024," kata Trubus. 

Sebelumnya diketahui, Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan bahwa Presiden Jokowi menolak masa jabatan Presiden diperpanjang menjadi tiga periode. 

BACA JUGA:  Tenang! Varian Omicron Memang Lebih Menular, Tapi Tak Ganas

Mahfud mengatakan, Jokowi meminta Pemilu 2024 tetap berjalan sesuai konstitusi.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya