Yandex Metrics
GenPI.co App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Yusril Ihza Mahendra Usul Partai Islam Gabung, Hasilnya Ngeri...

Yusril Ihza Mahendra Usul Partai Islam Gabung, Hasilnya Ngeri (Foto: dok JPNN.com/GenPI.co)
Yusril Ihza Mahendra Usul Partai Islam Gabung, Hasilnya Ngeri (Foto: dok JPNN.com/GenPI.co)

GenPI.co - Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun blak-blakan turut mengomentari Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra yang menyatakan, partai-partai Islam bisa saja tampil dengan satu partai koalisi dalam pemilu, misalnya diberi nama Partai Koalisi Islam. 

Namun, menurut Refly Harun, pembahasan UU-nya akan alot dan akan ditolak partai nasionalis.

BACA JUGA: Mendadak Ali Ngabalin Bocorkan 2 Menteri Baru, Bikin Kaget

Hal tersebut diungkapkan Refly Harun dalam kanal YouTube pribadinya merespons pernyataan Yusril Ihza Mahendra.

Sebelumnya, Yusril Ihza Mahendra mengatakan, untuk menyatukan partai-partai Islam dapat dimulai dengan pembentukan koalisi partai yang harus mendapat legitimasi undang-undang, baik UU Parpol maupun UU Pemilu.

"Partai-partai Islam bisa saja tampil dengan satu partai koalisi dalam pemilu, katakanlah misalnya diberi nama Partai Koalisi Islam yang terdiri atas beberapa partai Islam peserta pemilu. Tanda gambar peserta pemilunya terdiri atas beberapa partai Islam yang bergabung dalam koalisi itu," jelas Yusril Ihza Mahendra dalam keterangannya, Kamis (15/4).

BACA JUGA: Panglima TNI Hadi Tjahjanto Masuk Radar Istana, Ini Penggantinya

Refly Harun pun membeberkan, hal tersebut memang membutuhkan suatu pembahasan UU yang alot. 


Redaktur : Tommy Ardyan

BERITA LAINNYA

TANYA AHLI

Berita Tentang Rumah Impian Terbaru dan Terkini Hari ini


PARENTING