GenPI.co - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat bicara soal pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Peraturan Zonasi.
Menurut Anies pencabutan tersebut memang membutuhkan waktu yang panjang karena harus selaras dengan aturan penggantinya.
"Kami mau memastikan rencana detail tata ruang yang baru itu sesuai dengan visi Jakarta jangka panjang," ujar Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (1/8).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan lebih baik prosesnya tuntas dan rapi daripada dipaksakan secara cepat.
Sebab, dia tak menginginkan aturan tersebut setelah ditetapkan harus dikoreksi-koreksi.
Anies juga menganalogikan pencabutan Perda tersebut seperti olahraga badminton dan sepak bola.
"Sepak bola itu 90 menit berapa pun skornya harus berhenti. Akan tetapi, badminton berapa pun lamanya yang penting skornya tercapai," terangnya.
Anies menyebut proses kali ini mirip seperti badminton, yakni memerlukan skor yang matang tak terganggu waktu.
"Memang waktunya perlu lebih panjang, tetapi harapannya target kualitas itu tercapai," kata dia.
Seperti diketahui, Anies Baswedan telah mengajukan usulan pencabutan Perda RDTR dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta pada Senin (1/8). (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News