Selain Corona, Kelelawar Juga Membawa 136 Penyakit Lain

26 Januari 2020 13:15

GenPI.co - Virus Corona yang berasal dari Wuhan, China diduga disebabrkan olh kelelawar. Dilansir dari Newsroom, Corona termasuk ke dalam penyakit zoonotic, yakni penyakit infeksi yang tersebar antara hewan dan manusia.

Kelelawar merupakan pembawa penyakit paling banyak di antara hewan lainnya. Kelelawar disebut membawa 137 penyakit. Penyakit tersebut antara lain, virus corona, virus corona SARS, virus rabies, virus ebola dan virus marburg.

BACA JUGA: Virus Corona Mengganas, Disneyland Hong Kong Ditutup

Kelelawar menjadi hewan yang membawa banyak virus atau penyakit dikarenakan hidup dalam koloni dalam jarak dekat membuat penyebaran penyakit tidak terhindarkan. Anehnya, kelelawar tidak mati akibat virus yang ada di dalam tubuhnya.

Kelelawar tidak terjangkit virus yang ada di dalam tubuhnya karena mereka menyebarkan DNA ketika mereka terbang. Saat terbang, kelelawar akan mengeluarkan DNA ke dalam sel melepaskan virus di tubuh mereka.

Profesor dengan spesialisasi penyakit zoonotik di Massey University, David Hayman, mengatakan bahwa peluang penyakit dari kelelawar ke manusia meningkat seiring pertambahan populasi manusia.

"Mereka tidak memasang sistem kekebalan yang memungkinkan mereka untuk sepenuhnya membunuh virus, tetapi hewan ini juga tak membuat virus bermutasi ke tingkat yang sangat tinggi," papar David Hayman dikutip dari Newsroom (26/1).

BACA JUGA: Virus Corona Terus Mengganas, Korban Tewas Kembali Bertambah

David Hayman pun membenarkan jika kelelawar menjadi salah satu faktor yang menyebabkan penyebaran virus corona.

"Ini benar-benar berhubungan. Pada akhirnya akan berasal dari kelelawar, hanya apakah itu berasal dari spesies lain antara kelelawar dan manusia," lanjutnya.

Selain terbang, kelelawar dapat menyebarkan penyakit dengan berbagai cara. Mereka dapat menyebarkan penyakit lewat buah yang digigit kelelawar, urine atau kotoran yang jatuh di rumput atau kelelawar yang dimakan hewan lain. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co