Nigeria Negosiasi dengan Teroris untuk Bebaskan Anak-anak Diculik

19 Februari 2021 23:32

GenPI.co - Negosiasi sedang berlangsung antara pejabat Nigeria dan geng bersenjata yang menculik 42 orang, termasuk 27 anak dari sebuah sekolah asrama di distrik Kagara, negara bagian Niger.

Orang-orang bersenjata berat berseragam militer menyerbu Perguruan Tinggi Ilmu Pemerintah di Kagara, menewaskan satu siswa dan mendorong yang lain ke hutan terdekat.

BACA JUGA: Afrika Catatkan 100 Ribu Kematian Akibat Covid-19

Dilansir Reuters, Jumat (19/2/2021), dikabarkan perwakilan pemerintah melakukan kontak dengan orang-orang yang menahan para siswa ini

Sebab hal itu dilakukan guna mengambil posisi untuk mencoba melihat bagaimana negosiasi damai dapat membawa anak-anak ini keluar ke tempat yang aman.

Pemerintah negara bagian juga telah melakukan kontak dengan orang-orang ini melalui para pemimpin komunitas yang mereka yakini mengenal mereka.

Sementara, kepolisian Nigeria mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa misi pencarian dan penyelamatan besar-besaran sedang dilakukan bersama dengan militer di mana helikopter, pasukan unit kontra intelijen dan agen intelijen telah dikerahkan.

Pejabat pemerintah Negara Bagian Nigeria menerangkan mereka yakin serangan itu dilakukan oleh "teroris", istilah yang digunakan di Nigeria untuk menggambarkan geng bersenjata yang menyerang komunitas dan menculik untuk uang tebusan.
 
“Kita tidak boleh menjadi pengecut. Saya tidak tahu mengapa orang lari dari hal-hal kecil, kecil, dan kecil seperti itu. Mereka harus berdiri. Beri tahu orang-orang ini bahwa penduduk desa pun memiliki kompetensi dan kemampuan untuk mempertahankan diri," ucap
Menteri Pertahanan Bashir Salihi Magashi dalam keterangannya.

Sebelumnya, penculikan massal juga pernah terjadi hanya dua bulan setelah 300 siswa diculik dari sebuah sekolah di Kankara di dekat Katsina, negara bagian asal Presiden Muhammadu Buhari, ketika presiden mengunjungi wilayah tersebut.

BACA JUGA: Pelanggaran HAM Terburuk, Militer Kolombia Bunuh 6.400 Warga

Anak laki-laki tersebut kemudian dibebaskan setelah bernegosiasi dengan pejabat pemerintah, namun insiden tersebut memicu kemarahan dan ingatan akan penculikan siswi Nigeria oleh pejuang bersenjata di Dapchi dan Chibok yang mengejutkan dunia.

Dari setidaknya 276 gadis yang diculik oleh kelompok Boko Haram dari Chibok, setidaknya 100 masih belum ditemukan hingga saat ini.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Luthfi Khairul Fikri

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co